• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Pengembangan Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet: Korban Tewas Akibat Diracun hingga Modus Terasngka

Teras Merdeka by Teras Merdeka
07/04/2023
Pengembangan Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet: Korban Tewas Akibat Diracun hingga Modus Terasngka

Dukun pengganda uang, Mbah Slamet ketika dihadirkan di TKP/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 334

Teras Jateng – Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Slamet Iswanto mengungkapkan bahwa seluruh korban kasus penggandaan uang dipastikan meninggal dunia karena diracun. Di mana pelaku atas nama Slamet Tohari (45) membunuh 12 korbannya di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Seluruh Korban dipastikan meninggal karena mati lemas akibat diracun. Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan Toksikologi terhadap jenazah Paryanto, salah satu korban pembunuhan dukun pengganda uang,” ungkapnya ketika mendampingi Kepala Polda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi, dalam Konferensi Pers, di Mapolresta Surakarta, Kamis (6/4/2023) petang.

Menurut penjelasannya, dari hasil laboratorium forensik atas nama korban Paryanto, seluruh barang bukti positif mengandung racun Potasium Sianida. Racun ini diketahui yang menyebabkan kematian para korban.

Ia juga menyampaikan, hasil identifikasi jenazah atau “ante mortem” dari 12 jenazah yang diungkap, ada tiga yang sudah teridentifikasi. Di antaranya yaitu Paryanto (53), warga Sukabumi Jabar, Irsad (43) dan Wahyu Tri Ningsih (41) atau pasangan suami istri asal Lampung.

Selain itu, Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi mengatakan, kedua jenazah pasangan suami istri tersebut sudah dilakukan pengecekan keluarganya di Lampung.

“Dari hasil outopsi terakhir, dua jenazah sudah dapat diidentifikasi atas nama Irzak dan Wahyu Tri Ningsih ini, satu lubang suami istri ditemukan KTP setelah dikonfirmasi keluarganya di Lampung, ternyata keluarganya ada di Cikampek,” terangnya.

Kapolda menegaskan, dari hasil laboratorium forensik, korban meninggal akibat di dalam tubuhnya mengandung potasium sianida atau diracun.

Adapun modus tersangka yaitu dengan memberikan korban minuman yang diberi obat klonidin. Obat tersebut diketahui mempunyai efek mengantuk. Jika korban mengantuk, maka dianggap gagal menggandakan uangnya.

Sementara itu, Polda Jateng sudah mendirikan Posko pengaduan orang hilang. Terhitung hingga Kamis (6/4/2023), sudah ada 17 masyarakat yang melaporkan terkait keluarganya yang hilang.

“Hal ini, kemudian digeser ke Banjarnegara untuk dilakukan cek baik DNA ke Jakarta. Saya berharap ada kecocokan dengan jenazah korban yang ditemukan. Sehingga, keresahan masyarakat terkait hilangnya keluarga dapat diatasi.

Tersangka dukun pengganda uang hingga pengembangan kasus, tetap dua orang yakni Slamet Tohari dan Budi Santoso (BS) yang membantu.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan media social dan meng-upload bahwa dia adalah dukun yang bisa menggandakan uang.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP, tentang tindak pidana pembunuhan berencana ancaman, dengan hukuman maksimal hukuman mati dan pasal 338 tindak pidana pembunuhan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Tags: 12 KorbanKorban MeninggalMbah SlametModus TersangkaPenggandaan UangTewas Diracun
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3
Jawa Tengah

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026
Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng
Jawa Tengah

Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

27/12/2025
Next Post
Terungkap, Ada RS Tagih Uang BPJS Hingga Miliaran Tapi Pasiennya Bodong

Terungkap, Ada RS Tagih Uang BPJS Hingga Miliaran Tapi Pasiennya Bodong

TERBARU.

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026

TERPOPULER.

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
Tambah Kapasitas Listrik dan RUKN, Pemerintah Percepat Pengembangan Pembangkit Nuklir Tahun 2029

Tambah Kapasitas Listrik dan RUKN, Pemerintah Percepat Pengembangan Pembangkit Nuklir Tahun 2029

24/01/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved