• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

15 Tempat Wisata yang Tak Layak Dikunjungi 2025, Kenapa Ada Bali di Daftar Teratas?

Teras Merdeka by Teras Merdeka
23/11/2024
15 Tempat Wisata yang Tak Layak Dikunjungi 2025, Kenapa Ada Bali di Daftar Teratas?

Uluwatu, Bali.

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Penerbit panduan perjalanan asal Amerika Serikat, Fodor, merilis 15 destinasi wisata yang tidak layak dikunjungi di 2025. Mengejutkannya, Bali dari Indonesia masuk dalam daftar tersebut bersama Barcelona, Venice dan Tokyo.

Fodor memasukkan Pulau Dewata dalam daftar lantaran permasalahan overtourism yang dinilai merambah habitat alami Bali, mengikis warisan lingkungan dan budayanya, dan menciptakan ‘kiamat sampah plastik’.

Mereka pun mengutip Badan Pusat Statistik Provinsi Bali untuk memperkuat klaim overtourism.

Pada 2023, ada sekitar 5,3 juta pengunjung internasional datang ke Bali. Kemudian pada tujuh bulan pertama 2024, jumlah wisatawan asing meningkat menjadi sekitar 3,5 juta.

Hal ini menandai peningkatan 22 persen dibandingkan jangka waktu yang sama pada 2023.

Baca Juga: Semakin Mendunia, Dua Desa di Indonesia Jadi Desa Wisata Terbaik Dunia 2024

Menurut Fodor, industri pariwisata Bali dan lingkungan alam terkunci dalam hubungan yang rapuh dan melingkar: ekonomi Bali tumbuh subur berkat keramahtamahan, yang bergantung pada kesehatan lanskap alamnya.

Pulihnya pariwisata pascapandemi ini hanya meningkatkan permasalahan di Pulau Dewata. Pariwisata yang berlebihan memengaruhi inti kehidupan masyarakat Bali

Jadi, meskipun arus masuk turis dapat meningkatkan perekonomian, tetapi di sisi lain juga memberikan tekanan yang sangat besar pada infrastruktur Bali.

“Pantai-pantai yang dulunya bersih, seperti Kuta dan Seminyak, kini terkubur di bawah tumpukan sampah, dengan sistem pengelolaan sampah setempat yang berjuang keras untuk mengatasinya,” tulis Fodor dalam website resminya.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Nomor 3 Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Dunia

Ini bukan kali pertama Bali masuk Bali dalam Daftar Destinasi Terlarang ala Fodor karena pada 2020 juga Pulau Dewata masuk list tujuan wisata yang tidak direkomendasikan.

Berikut 15 Destinasi Wisata yang Tak Layak Dikunjungi pada 2025 versi Fodor:

  1. Bali, Indonesia
  2. Barcelona, Spanyol
  3. Mallorca, Spanyol
  4. Kepulauan Canary, Spanyol
  5. Venice, Itali
  6. Lisbon, Portugal
  7. Koh Samio, Thailand
  8. Gunung Everest, Nepal
  9. Agrigento, Itali
  10. Virgin Island
  11. Kerala, India
  12. Kyoto, Jepang
  13. Tokyo, Jepang
  14. Oaxaca, Meksiko
  15. Scotland North Coast 500, Skotlandia
Tags: Bali OvertourismOvertourisme BaliRiset FodorTak Layak DikunjungiTempat WisataWisata 2025
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia
Nasional

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
Kendalikan Harga Pangan Nataru, Heri Pudyatmoko Dorong Operasi Pasar Diperluas
Ekonomi

Kendalikan Harga Pangan Nataru, Heri Pudyatmoko Dorong Operasi Pasar Diperluas

16/12/2025
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian
Berita

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Omah Mbuduran Jadi Sorotan UNESCO dalam Pelestarian Arsitektur Vernakular
Berita

Omah Mbuduran Jadi Sorotan UNESCO dalam Pelestarian Arsitektur Vernakular

15/12/2025
Next Post
Optimalkan Pengawasan, Bawaslu Magelang Minta KPU Tak Batasi Wilayah Kerja PTPS

Optimalkan Pengawasan, Bawaslu Magelang Minta KPU Tak Batasi Wilayah Kerja PTPS

TERBARU.

Maulid Nabi Jadi Momentum Perpisahan KKN Posko 32 UIN Walisongo di Desa Jombor

Maulid Nabi Jadi Momentum Perpisahan KKN Posko 32 UIN Walisongo di Desa Jombor

30/08/2026
Fraksi Gerindra Jateng Apresiasi Langkah Prabowo dalam Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Fraksi Gerindra Jateng Minta Kader Sosialisasikan Program Prabowo dan Lawan Hoaks di Media Sosial

14/08/2026
Jelang Pemilu 2024, Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Berliterasi Politik

HUT RI Tak Sekadar Perayaan, Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Karya bagi Generasi Muda

12/08/2026
Hujan Kian Intens, Heri Pudyatmoko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Persempit Gap Gender, Heri Pudyatmoko Dukung Peningkatan Keterampilan Digital Perempuan

12/08/2026
Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

12/08/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved