• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Anjlok Sepekan, Harga Sayuran di Magelang Mulai Naik Meski Petani Susah Untung

Teras Merdeka by Teras Merdeka
14/10/2024
Anjlok Sepekan, Harga Sayuran di Magelang Mulai Naik Meski Petani Susah Untung

Hasil panen loncang di wilayah Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang.

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 509

Teras Merdeka – Harga sejumlah sayuran dari petani di Kabupaten Magelang sempat anjlok beberapa pekan. Nemun kondisi tersebut mulai merangkak naik, meskipun belum memberikan laba bagi para petani.

Salah satu petani asal Dusun Kacetan, Desa Ngargosuko Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Muri menceritakan untuk tanaman loncang masih menjadi andalan para petani di lereng Gunung Sumbing.

Kini, lanjut Muri harga sayuran dari lereng gunung Sumbing tersebut mulai merangkak naik dikisaran Rp 4000/kg yang sebelumnya hanya dikisaran harga Rp 2000-2500/kg.

Namun kenaikan harga saat ini belum memberikan keuntungan bagi para petani, mengingat biaya awal tanam sangat tinggi khususnya pembelian bibit loncang yang mencapai Rp 17.000/kg saat itu ditambah biaya perawatan, pembelian obat dan pupuk masih tinggi

“Rugi petani untuk material beli pupuk dan beli pupuk itu tidak nutup. Untuk biaya modal awal tanam saat itu harga bibit loncang sangat tinggi 17 ribu rupiah saat itu,” kata Muri di ladangnya Minggu (13/10/2024).

Menurut Muri, kini seiring hasil panenan dari petani lain berkurang, harga daun loncang memang mulai merangkak naik, namun harga itu juga tergantung kualitasnya.

Untuk tanaman loncang maupun sayuran lain dari wilayah Kecamatan Kaliangkrik selama ini menggunakan pupuk kandang yang didatangkan dari daerah lain. Belum lagi modal membeli pupuk maupun pestisida lain yang harus dibeli agar tanaman loncang cepat tumbuh dan bebas dari serangan hama.

Dengan biaya perawatan tinggi itu, Muri berharap harga beli dari pedagang pengepul terus naik agar dirinya mendapat untung dan punya modal untuk tanam kembali.

“Untuk bisa menutup harga layaknya Rp 17.000/kg – 20.000/kg,” ungkapnya.

Sementara itu ,salah satu pedagang sayuran asal Kaliangkrik Abdul Soim menuturkan, tidak stabilnya harga sayur di wilayahnya juga dipicu kondisi cuaca ekstrim sejak awal tanam hingga memasuki masa panen sehingga sayuran cepat busuk.

Selain itu, imbuhnya, harga rendah juga dipengaruhi tingkat pembelian di pasar yang lesu seiring proses panen yang bersama dengan daerah lain saat itu.

“Sayuran ini dijual ke Pasar Muntilan, dijual Rp 4500/kg dari petani 4000/kg. Itu sudah golongan naik sempat 2000/kg,” jelas Soim.

Baca Juga: Harga Hasil Pertanian di Magelang Anjlok, Pemkab Gerakkan ASN Beli Sayuran

Soim memperkirakan harga sayuran akan terus mengalami kanaikan mengingat saat ini hasil panenan mulai berkurang. Selain faktor cuaca yang mulai bersahabat, para petani di sejumlah sentra hortikultura juga baru mengawali masa tanam.

Khusus daun bawang loncang Soim membeli hingga 1 ton setiap hari. Selain daun loncang, daun seledri diharga Rp 4000/kg, brokoli naik dari 7000 kini naik menjadi Rp 12.000 bahkan beberapa hari sebelumnya sempat mencapai Rp 15000/kg.

“Harga tidak stabillah, tergantung pembelinya dipasar,” ujar Soim

Tags: Harga SayuranSayuran Magelang
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Kendalikan Harga Pangan Nataru, Heri Pudyatmoko Dorong Operasi Pasar Diperluas
Ekonomi

Kendalikan Harga Pangan Nataru, Heri Pudyatmoko Dorong Operasi Pasar Diperluas

16/12/2025
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Berita

Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Panjang, Heri Pudyatmoko Soroti Kesiapan Transportasi Publik

16/12/2025
Next Post
Jateng Juara Umum Peparnas XVII, Pemprov Siapkan Bonus Ratusan Atlet Peraih Medali

Jateng Juara Umum Peparnas XVII, Pemprov Siapkan Bonus Ratusan Atlet Peraih Medali

TERBARU.

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026
Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

27/12/2025

TERPOPULER.

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
Isu Undang-undang Khusus untuk Ferdy Sambo Merebak, Begini Kata Jubir Tim KUHP Nasional

Isu Undang-undang Khusus untuk Ferdy Sambo Merebak, Begini Kata Jubir Tim KUHP Nasional

17/02/2023
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved