• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Entaskan Masalah Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Optimalkan Gerakan Yuk Sekolah Maneh 2023

Teras Merdeka by Teras Merdeka
03/11/2023
Entaskan Masalah Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Optimalkan Gerakan Yuk Sekolah Maneh 2023

Rapat Koordinasi PATS dalam rangka meningkatkan sinergitas dan komitmen mendukung gerakan “Yuk Sekolah Maneh” tahun 2023. Kegiatan digelar di Gedung Shima, Setda Jepara, Kamis (2/11/2023).

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus melaukan upaya pengentasan permasalahan anak tidak Sekolah (PATS). Salah satunya dengan mengoptimalkan Gerakan “Yuk Sekolah Maneh” (Ayo Sekolah Lagi).

Sekda Jepara, Edy Sujatmiko mengatakan, penanganan anak putus sekolah perlu mendapat dukungan tokoh masyarakat. Tidak hanya oleh pemerintah melalui jajarannya, tapi harus bersama-sama menanganainanak tidak sekolah.

“Ini sejalan Pasal 31 Undang-Undang Dasar (UUD) disebut bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayai,” kata Edy.

Ia juga mengungkapkan, sasaran PATS ini adalah anak berusia 7 hingga 18 tahun, atau setingkat SD/MI, dan SMP dan MTS. Hal ini sejalan dengan harapan tuntaskan wajib belajar sembilan tahun.

Menurutnya, terdapat beberapa faktor penyebab anak putus sekolah. Di antaranya yaitu terkait sosial budaya bahwa anak tidak perlu sekolah formal, faktor ekonomi, fasilitas pendidikan jauh, serta pendidikan bukan prioritas mereka.

“Tahun 80 an pendidikan bukan jadi prioritas banyak. Tapi sekarang mulai terkikis,” terangnya.

Saat ini, Kabupaten Jepara berhasil mengembalikan 634 ATS ke bangku pendidikan. Jumlah itu hampir 55 persen dari total 1.155 ATS yang sejauh ini terdata di Jepara.

Angka tersebut berdasar hasil pendataan riil yang telah dilakukan di 153 desa/kelurahan di Jepara. Sedangkan 48 desa lain belum melakukan pendataan.

Dengan fakta tersebut, Edy Sujatmiko menekankan agar seluruh desa/kelurahan segera menyelesaikan pendataan agar seluruh ATS yang ada segera bisa diupayakan kembali ke sekolah.

“Ini sejalan Pasal 31 Undang-Undang Dasar (UUD) disebut bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayai,” kata Edy.

Tags: Data PATS JeparaPATS JeparaYuk Sekolah Maneh
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK
Pendidikan

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK

29/07/2026
Tak Sekadar Kerja Bakti, Heri Londo Dorong Gotong Royong Dimaknai Lebih Kontekstual
Pendidikan

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Jiwa Kepemimpinan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

18/07/2026
Tekan AKI dan AKB, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Puskesmas di Jateng
Berita

Penyakit Tidak Menular Perlu Diwaspadai, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Hal Ini

06/06/2026
Perangi Narkoba, Kesbangpol Jateng dan GMNI Wonosobo Bentuk Relawan Pemuda Anti Narkotika
Berita

Perangi Narkoba, Kesbangpol Jateng dan GMNI Wonosobo Bentuk Relawan Pemuda Anti Narkotika

21/05/2026
Next Post
Sebuah ‘Kitab Kematian’ Ditemukan bersama Mumi Langka dari Mesir Kuno

Sebuah ‘Kitab Kematian’ Ditemukan bersama Mumi Langka dari Mesir Kuno

TERBARU.

Fraksi Gerindra Jateng Apresiasi Langkah Prabowo dalam Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Fraksi Gerindra Jateng Minta Kader Sosialisasikan Program Prabowo dan Lawan Hoaks di Media Sosial

14/08/2026
Jelang Pemilu 2024, Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Berliterasi Politik

HUT RI Tak Sekadar Perayaan, Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Karya bagi Generasi Muda

12/08/2026
Hujan Kian Intens, Heri Pudyatmoko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Persempit Gap Gender, Heri Pudyatmoko Dukung Peningkatan Keterampilan Digital Perempuan

12/08/2026
Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

12/08/2026
Hadapi Krisis Pesisir, Wapim DPRD Jateng Usul Kawasan Prioritas Restorasi Mangrove di Pantura

Hadapi Krisis Pesisir, Wapim DPRD Jateng Usul Kawasan Prioritas Restorasi Mangrove di Pantura

12/08/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved