• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Didominasi Cagar Alam, Indonesia Kini Miliki 574 Kawasan Konservasi

Teras Merdeka by Teras Merdeka
25/11/2024
Didominasi Cagar Alam, Indonesia Kini Miliki 574 Kawasan Konservasi

Burung Maleo di Cagar Alam Morowali, Sulawesi Tengah, Indonesia/Foto: Dok. Mongbay

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengungkapkan, hinggakini, terdapat 564 unit kawasan konservasi di Indonesia dengan luas total mencapai 27,14 juta hektare yang didominasi cagar alam.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sub Direktorat Pengendalian Kawasan Konservasi Kementerian Kehutanan Dian Risdianto melalui keterangan resmi di Jakarta, dikutip dari Antara.news, Senin (25/11/2024).

“Saat ini terdapat 574 unit kawasan konservasi dengan luas mencapai 27,14 juta hektare. Paling banyak cagar alam,” ujarnya.

Ia menegaskan, terdapat tiga prinsip utama dalam pengelolaan kawasan konservasi. Diantranaya yakni perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan konservasi yang berlandaskan SK Menteri.

“Seperti di Taman Nasional Ujung Kulon yang ditetapkan menjadi kawasan konservasi untuk melindungi badak Jawa atau TN Bukit Dua Belas untuk melindungi Suku Anak Dalam,” terangnya.

Ia menjelaskan, sejauh ini terdapat beberapa kawasan konservasi di Indonesia yang dikelola beberapa instansi.

KLHK, lanjutny, pengelolaan meliputi kawasan suaka alam (cagar alam, suak margasatwa), kawasan pelestarian alam (taman nasional, taman wisata alam), taman hutan raya (Tahura) dan taman buru.

“Semua dikelola pusat kecuali Tahura,” jelasnya.

Sementara itu, Analis Pengusahaan Jasa Kelautan Direktorat Konservasi Ekosistem dan Biota Perairan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Heri Binarasa Putra mengatakan, dalam menjalankan upaya konservasi alam, pihaknya menggunakan pendekatan komprehensif.

Baca Juga: Promosikan Pulau Panjang ke Investor, Pemkab Jepara Bawa Misi Khusus untuk Pengembangan Eko Wisata

Salah satunya yakni penggunaan sistem Ocean Accounting yang menjadi alat dalam menilai moneter yang dilihat dari ekosistem laut, jasa dan tren degradasi.

Adapun data dalam Ocean Accounting dapat dilihat per tahun dan bisa menjadi penyesuaian regulasi sesuai pemanfaatan. KKP kini mengelola 117 kawasan konservasi dan 11 dikelola langsung secara nasional dan 106 dikelola provinsi.

Selain itu, KKP turut melibatkan masyarakat dalam pengelolaan kawasan laut dengan pertimbangan sosial ekonomi.

Tags: 574 Kawasan KonservasiCagar Alam IndoensiaKementerian Kehutanan
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia
Nasional

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
Omah Mbuduran Jadi Sorotan UNESCO dalam Pelestarian Arsitektur Vernakular
Berita

Omah Mbuduran Jadi Sorotan UNESCO dalam Pelestarian Arsitektur Vernakular

15/12/2025
Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat
Arsip

Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat

13/12/2025
20 Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026, Pulau Komodo NTT Jadi Salah Satunya
Arsip

20 Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026, Pulau Komodo NTT Jadi Salah Satunya

13/12/2025
Next Post
KPU Temanggung Musnahkan 780 Surat Suara Rusak dan Sisa

KPU Temanggung Musnahkan 780 Surat Suara Rusak dan Sisa

TERBARU.

Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak, Wakil Ketua DPRD Semarang Dukung Permenkomdigi Baru

Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak, Wakil Ketua DPRD Semarang Dukung Permenkomdigi Baru

08/06/2026
3 Juta Warga Jateng Nunggak Pajak Kendaraan, Heri Pudyatmoko Minta Ini

Waka DPRD Jateng Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Perkembangan Teknologi terhadap Lapangan Kerja

06/06/2026
Butuh Kontinuitas, Pimwan DPRD Jateng Tegaskan Tupoksi Pemenuhan Kesejahteraan Anak Harus Dilakukan Serentak

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Program Pensiun bagi Pekerja Produktif

06/06/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan

Hadapi Ketidakpastian Karir, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Terus Kembangkan Potensi

06/06/2026
Tekan AKI dan AKB, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Puskesmas di Jateng

Penyakit Tidak Menular Perlu Diwaspadai, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Hal Ini

06/06/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved