• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Memahami Istilah “Net Zero Emission” dan Langkah Konkret Indonesia Atasai Krisis Iklim

Teras Merdeka by Teras Merdeka
13/11/2024
Memahami Istilah “Net Zero Emission” dan Langkah Konkret Indonesia Atasai Krisis Iklim

Ilustrasi: Istilah "Net Zero Emission" dan penanganan krisis iklim yang semakin parah.

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Di tengah krisis iklim yang semakin parah, istilah “net zero emission” kian santer digaungkan. Sebenarnya, apa itu “net zero emission”?

Istilah net zero emission juga menjadi salah satu sorotan dalam COP29, konferensi iklim tahunan dunia yang digelar di Baku, Azerbaijan tahun ini sebagai salah satu upaya utama melawan perubahan iklim.

Net zero emission merujuk pada kondisi di mana jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer hanya menyisakan sedikit emisi residu yang dapat diserap secara alami oleh ekosistem, atau melalui teknologi penyerapan karbon, sehingga kadar karbon di atmosfer menjadi nol bersih.

Emisi global perlu turun hingga 45 persen pada tahun 2030 dan mencapai net zero pada tahun 2050. Saat ini, suhu bumi telah meningkat sekitar 1,2 derajat Celsius sejak akhir abad ke-19 dan dengan emisi yang terus naik, langkah-langkah mendesak semakin dibutuhkan.

“Mengganti pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, gas, dan minyak yang menimbulkan polusi dengan energi dari sumber terbarukan, seperti angin atau matahari, akan mengurangi emisi karbon secara drastis,” demikian penjelasan PBB dalam laman resminya, dikutip Rabu (13/11/2024).

Hingga Juni 2024, sebanyak 107 negara telah berkomitmen untuk mencapai net zero dalam undang-undang, kebijakan, atau janji resmi mereka. Negara-negara ini adalah yang bertanggung jawab atas sekitar 82 persen emisi global.

Baca Juga: Sungai Terbesar di Dunia, Sungai Amazon Mengering

Baca Juga: Gara-gara Krisis Iklim, Produksi Padi Asia Tenggara Diprediksi Merosot

Namun, meskipun janji dan komitmen semakin banyak, langkah konkret yang dibutuhkan masih belum memadai. PBB memperingatkan bahwa jika seluruh komitmen saat ini dilaksanakan, emisi global hanya akan turun sekitar 2,6 persen pada 2030 dibandingkan level 2019.

“Transisi menuju dunia tanpa emisi karbon adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia. Hal ini menuntut transformasi total dalam cara kita berproduksi, mengonsumsi, dan bergerak. Sektor energi merupakan sumber sekitar tiga perempat emisi gas rumah kaca saat ini dan memegang kunci untuk mencegah dampak terburuk dari perubahan iklim,” tulis PBB.s

Sementara itu, untuk mencapai target 1,5 derajat Celsius, diperlukan penurunan hingga 43 persen.

Guna mempercepat langkah ini, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres membentuk Kelompok Ahli Tingkat Tinggi pada 2022 untuk menetapkan standar lebih ketat dan mempercepat implementasi komitmen dari sektor non-pemerintah.

Target Net Zero Indonesia

Indonesia diketahui menjadi salah satu negara yang berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon. Pemerintah mematok target nol emisi karbon tahun 2060.

Namun demikian, pada gelaran COP28 di Dubai tahun lalu, Presiden RI ke-7 Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan suntikan investasi sebesar kurang lebih US$1 triliun (sekitar Rp15 ribu triliun) untuk mencapai target net zero emission atau nol emisi karbon tahun 2060.

Jokowi mengatakan, Indonesia saat ini ingin bekerja keras mencapai target net zero emission di tahun 2060 atau lebih cepat, Namun begitu, menurut Jokowi upaya untuk mencapai target itu butuh dana yang tidak sedikit.

Baca Juga: Ratusan Ribu Jiwa Mati Akibat 10 Bencana Krisis Iklim Paling Mematikan

“Semua upaya tersebut membutuhkan pembiayaan yang besar, negara-negara yang sedang berkembang tidak mungkin mampu melakukannya sendiri. Indonesia butuh investasi lebih dari US$1 triliun untuk Net Zero Emission 2060,” kata Jokowi dalam pidatonya di COP28 tahun lalu, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (13/11/2024)

Oleh sebab itu, Jokowi mengajak negara-negara sahabat hingga pihak swasta untuk berkolaborasi bersama untuk bisa mencapai target tersebut.

Tags: headlineKrisis IklimLangkah KonkretNet Zero EmissionPenanganan Iklim
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat
Politik

Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

12/04/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital
Kesehatan

Campak Jateng Tembus 1.757 Kasus, Heri Pudyatmoko Minta Program Imunisasi dan Edukasi Masyarakat Diperkuat

09/04/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia
Nasional

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
Next Post
Daftar Beasiswa Luar Negeri 2025 Fully Funded, Lengkap Jenjang S1-S3

Daftar Beasiswa Luar Negeri 2025 Fully Funded, Lengkap Jenjang S1-S3

TERBARU.

Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

12/04/2026
Heri Pudyatmoko: Digitalisasi Dorong Revolusi Pendidikan Berkualitas di Jawa Tengah

Tingkatkan Pemerataan Akses Pendidikan, DPRD Jateng Dorong Penanganan Cepat Anak Tidak Sekolah

10/04/2026
3 Juta Warga Jateng Nunggak Pajak Kendaraan, Heri Pudyatmoko Minta Ini

Jaga Stabilitas Harga Padi, DPRD Jateng Dorong Penataan Ulang Distribusi Hasil Panen Raya

10/04/2026
Jelang Lebaran 1445 H, Heri Pudyatmoko Ingatkan Masayarakat Waspada Peredaran Uang Palsu

Pemuda Harus Aktif Kegiatan Sosial, Heri Pudyatmoko Dorong Pembangunan Karakter Berbasis Komunitas

10/04/2026
Heri Pudyatmoko: Digitalisasi Dorong Revolusi Pendidikan Berkualitas di Jawa Tengah

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Kebijakan Responsif Gender dan Ramah Anak

10/04/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved