• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Langkah Strategis Guru SLB Ajari Siswa Tuna Netra Pandai Seni Karawitan

Teras Merdeka by Teras Merdeka
26/11/2022
Langkah Strategis Guru SLB Ajari Siswa Tuna Netra Pandai Seni Karawitan

Pembelajran seni karawitan oleh siswa SLB Jepara, Kamis (25/11/22)/Foto: Teras Merdeka

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Jepara – Pada umumnya, proses transfer pengetahuan dari guru kepada murid dilakukan secara lisan atau tertulis. Baru setelahnya, masuk dalam proses memahami. Namun, berbeda dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Jepara.

Dengan mengoptimalkan kemampuan indra peraba, guru sekaligus seniman di sana berhasil menyetak siswa-siswi yang piawai dalam Seni Karawitan.

Guru SLB sekaligus seniman dari Jepara, Ahmad Pribadi memaparkan, terdapat perbedaan pendekatan antara sekolah umum dengan SLB.

Misalnya, karena adanya keterbatasan panca indra, banyak siswa yang dialihkan dengan metode pembelajran dalam bentuk lain.

“Selama ini saya mengajar orang pada umumnya, dan sekarang sedikit berbeda, sehingga pendekatannya pun turut berbeda,” paparnya yang juga akrab dipanggil Mbah Pri tersebut, Kamis (24/11).

Maestro seni kenamaan Jepara yang berkecimpung di dunia karawitan sejak tahun 1967 ini memaparkan, untuk mengajar para siswa yang memiliki keunikan fisik, perlu untuk memposisikan diri sama dengan yang diajar.

“Di tengah lamunan, mencuat pemikiran, jika saya menjadi mereka (siswa tuna netra) di pembelajaran musik, hal apa saja (pengetahuan) yang akan diperoleh, muncul dua tahapan,” lanjutnya.

Para siswa SLB Jepara ketika belajar seni karawitan, Kamis (25/11/22)/Foto: Teras Merdeka

Menurut penuturannya, tahap paling awal ialah mengenalkan para siswa pada alat musik yang digunakan.

“Hari pertama mengenali alat, mereka meraba satu-satu seperti gong, gamelan, pelok hingga salendro, ada rumusnya juga. Dengan menggunakan tangan kiri sebagai mata, dan kanan jadi penabuh, selama sehari latihan tentang lokasi yang ditabuh,” terangnya.

Kedua, kelancaran. Ahmad telah memformulakan komposisi dalam pelatihan karawitan terhadap siswa tuna netra. Mereka dibiasakan untuk menggunakan alat music tersebut sampai terlatih.

“Jam-jam awal memang sulit, karena dalam proses adapdtif. Setelah membiasakan diri dengan alat serta sesuai bersamaan ritme musik. Tidak lama, akan lancer dengan sendirinya,” jelasnya.

Tags: Seni KarawitanSiswa SLBSLB JeparaTeras Merdeka
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK
Pendidikan

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK

29/07/2026
Tak Sekadar Kerja Bakti, Heri Londo Dorong Gotong Royong Dimaknai Lebih Kontekstual
Pendidikan

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Jiwa Kepemimpinan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

18/07/2026
Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat
Daerah

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Jelang Lebaran 1445 H, Heri Pudyatmoko Ingatkan Masayarakat Waspada Peredaran Uang Palsu
Jawa Tengah

Wapim DPRD Jateng Tekankan Perhatian Serius pada Kesejahteraan Guru

16/12/2025
Next Post
HUT Kabupaten Temanggung ke-188, Ribuan Pelajar Tarikan Seni Kuda Lumping

HUT Kabupaten Temanggung ke-188, Ribuan Pelajar Tarikan Seni Kuda Lumping

TERBARU.

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK

29/07/2026
Marak Kasus Bullying di Sekolah, Heri Pudyatmoko: Kebijakan Harus Ditegakkan Guna Upaya Preventif

Politisi Gerindra Jateng Minta Koperasi Merah Putih Sediakan Kebutuhan Pokok Masyarakat

18/07/2026
Tak Sekadar Kerja Bakti, Heri Londo Dorong Gotong Royong Dimaknai Lebih Kontekstual

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Jiwa Kepemimpinan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

18/07/2026
Tak Cukup Pendekatan Hukum, Wapim DPRD Jateng Dorong Integrasi Kebijakan Perlindungan Anak

Kendalikan HIV di Jateng, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Edukasi Masyarakat

18/07/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital

Heri Pudyatmoko Dukung Percepatan Pembahasan Raperda Perlindungan Pekerja Informal Jateng

17/07/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved