• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

PLTU Batu Bara Akan Pensiun Dini, Sri Mulyani Ungkap Masalahnya

Teras Merdeka by Teras Merdeka
23/06/2023
PLTU Batu Bara Akan Pensiun Dini, Sri Mulyani Ungkap Masalahnya

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Kabar terkait Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu Bara yang hendak dipensiunkan secara dini menggelincir ke publik. Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani mengungkapkan tantangan yang dialami Indonesia dalam perkara ini.

Dalam rangkaian kegiatan Paris Summit 2023, Sri Mulyani menghadiri diskusi mengenai Private Capital Mobilization for Climate Investments di negara berkembang yang mempertemukan para pimpinan bank pembangunan multilateral. Termasuk juga pemimpin lembaga keuangan yang tergabung di GFANZ (Glasgow Financial Alliance for Net Zero) dan para pejabat pemerintah terkait.

Melalui diskusi tersebut, ia ikut berdiskusi terkait berbagai model dan pendekatan yang paling efektif untuk menggerakkan investasi swasta pada bidang iklim. Terkhusus di wilayah negara berkembang.

Di sana, Sri Mulyani juga membincangkan soal tantangan yang dihadapi dalam memensiunkan dini PLTU batu bara.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dihadapi dalam memensiunkan dini PLTU batu bara. Pertama, sektor swasta memiliki kendala untuk bisa berpartisipasi karena berkaitan dengan taxonomy perpajakan.

“Ini yang harus kita atasi,” ungkapnya melalui akun instagramnya @smindrawati, Jumat (23/6/2023).

Adapun tantangan kedua yakni menyangkut cost of borrowing yang terhitung masih tinggi.

“Selain itu, investasi dalam infrastruktur untuk mendistribusikan energi juga perlu menjadi perhatian,” lanjutnya dalam postingan yang sama.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memang berencana memensiunkan dini PLTU batu bara. Akan tetapi, biaya yang dibutuhkan cukup besar.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pernah menyatakan bahwa dibutuhkan investasi senilai US$8,58 miliar atau setara Rp123,37 triliun (kurs Rp 14.379) untuk melakukan pensiun dini atau early retirement 5,5 juta gigawatt PLTU di Indonesia sebelum tahun 2030.

“Penutupan dini PLTU memerlukan dukungan investasi 5,5 juta gigawatt PLTU yang akan ditutup sebelum 2030 dengan investasi US$8,58 miliar,” katnya pada Mandiri Investment Forum 2022, Rabu (9/2), sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com, Jumat (23/6/2023).

Meskipun dibutuhkan dana besar, namun Luhut menekankan bahwa pemerintah tetap pada komitmennya untuk mewujudkan target pengurangan emisi atau nol emisi lebih awal pada 2060.

Tags: Pensiun DiniPermasalahan UtamaPLTU Batu BaraSri Mulyani
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Heri Pudyatmoko Dorong Pemberdayaan Pemuda lewat Olahraga dan Kreativitas Digital
Teknologi

Hadapi Tantangan AI, Heri Pudyatmoko Minta Pendidikan Karakter Dipersiapkan Sejak Dini

16/07/2026
Tekan AKI dan AKB, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Puskesmas di Jateng
Berita

Penyakit Tidak Menular Perlu Diwaspadai, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Hal Ini

06/06/2026
Perangi Narkoba, Kesbangpol Jateng dan GMNI Wonosobo Bentuk Relawan Pemuda Anti Narkotika
Berita

Perangi Narkoba, Kesbangpol Jateng dan GMNI Wonosobo Bentuk Relawan Pemuda Anti Narkotika

21/05/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum
Berita

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Next Post
3 Juta Warga Jateng Nunggak Pajak Kendaraan, Heri Pudyatmoko Minta Ini

3 Juta Warga Jateng Nunggak Pajak Kendaraan, Heri Pudyatmoko Minta Ini

TERBARU.

Jelang Pemilu 2024, Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Berliterasi Politik

HUT RI Tak Sekadar Perayaan, Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Karya bagi Generasi Muda

12/08/2026
Hujan Kian Intens, Heri Pudyatmoko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Persempit Gap Gender, Heri Pudyatmoko Dukung Peningkatan Keterampilan Digital Perempuan

12/08/2026
Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

12/08/2026
Hadapi Krisis Pesisir, Wapim DPRD Jateng Usul Kawasan Prioritas Restorasi Mangrove di Pantura

Hadapi Krisis Pesisir, Wapim DPRD Jateng Usul Kawasan Prioritas Restorasi Mangrove di Pantura

12/08/2026
Heri Pudyatmoko: Kopi Jateng Punya Potensi Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Desa

Heri Pudyatmoko: Kopi Jateng Punya Potensi Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Desa

11/08/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved