• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Libatkan 609 TPK, Pemkab Temanggung Percepat Target Penurunan Stunting

Teras Merdeka by Teras Merdeka
04/03/2023
Libatkan 609 TPK, Pemkab Temanggung Percepat Target Penurunan Stunting

Pendampingan ibu hamil okeh salah satu TPK di Temanggung, Jawa Tengah/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 323

Teras Kedu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah mengadakan Program percepatan penurunan stunting. Di mana dalam pelaksanaannya melibatkan 609 tim pendamping keluarga (TPK) atau sebanyak 1.827 orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Temanggung, Sri Endang Praptaningsih, Jumat (3/3/2023).

“TPK desa/kelurahan dalam rangka percepatan penurunan stunting tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Temanggung Nomor 414.4/022/2022,” ungkapnya.

Ia jug mengatakan, jumlah TPK di setiap desa/kelurahan antara satu hingga tiga TPK tergantung luas desa/kelurahan dan jumlah penduduk yang ada.

Menurut penuturannya, keberadaan TPK dalam percepatan penurunan stunting sangat penting. Terutama karena berhubungan langsung dengan sasaran di lapangan. seperti untuk memantau, memberikan penyuluhan, memberikan pendampingan hingga sasaran bisa terpantau dan pelaporannya bisa tuntas.

Endang menyebutkan, terdapat empat sasaran TPK. Di antaranya yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Kemudian bagi calon pengantin, ia melanjutkan, TPK juga melakukan pendampingan. Harapannya, tiga bulan saat dia mendaftarkan ke kelurahan langsung, TPK dapat melakukan pendampingan untuk memberikan penyuluhan.

Mulai dari terkait bagaimana menjadi calon pengantin, harus melakukan pemeriksaan kesehatan, maupun keharusan minum tablet tambah darah bagi perempuan.

“Harapan kami terhadap calon pengantin ini kalau usianya masih di bawah 19 tahun dan belum hamil didorong untuk menunda kehamilan, supaya kehamilannya di usia 21 tahun,” jelasnya.

Tak hanya itu, Endang mengutarakan Jika program tersebut juga menyasar bagi ibu hamil. Ia menjelaskan, siapa pun berisiko untuk melahirkan anak stunting.

Guna meminimalisir resiko stunting, maka harus asupannya harus dipantau. Seperti makan makanan bergizi maupun minum tablet tambah darah kalau HB-nya rendah.

“Ini juga ada dalam daftar program pemerintah bahwa untuk ibu hamil, diharuskan minum tablet tambah darah selama 90 hari,” katanya.

Sasaran ketiga ialah ibu menyusui. Endang menuturkan, justru yang paling penting ialah di sini.

“Ibu menyusui  kalau anak sudah lahir harus mendapat ASI eksklusif dan bayi di bawah dua tahun (baduta) dipantau perkembangannya. Kalau saat di bidan dia timbangannya mengalami penurunan atau tidak naik-naik harus menjadi perhatian,” tuturnya.

Selanjutnya, pemantauan juga harus diberikan kepada balita. Terlebih, stunting sangat berpengaruh ketika masa pertumbuhan. Sehingga sangat diperlukan adanya pengecekan secara rutin dan memastikan asupan yang seimbang.

“Seribu hari pertama kehidupan itu waktu yang tepat orang tua perhatian penuh pada anak supaya tidak stunting. Oleh karena itu ibu baduta, ibu menyusui dan badutanya itu menjadi salah satu sasaran yang penting untuk dilakukan pendampingan, termasuk balita,” pungkasnya.

Tags: Pemkab TemanggungPenurunan Stuntingprogram TPK
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Berita

Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Panjang, Heri Pudyatmoko Soroti Kesiapan Transportasi Publik

16/12/2025
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian
Berita

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Next Post
Syarat Ajukan Izin dan Perpanjang Trayek Lewat DPMPTSP Jepara

Syarat Ajukan Izin dan Perpanjang Trayek Lewat DPMPTSP Jepara

TERBARU.

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026

TERPOPULER.

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
Agar HP Aman dan Rekening Selamat, Ini 20 Tips dari NSA dan OJK

Agar HP Aman dan Rekening Selamat, Ini 20 Tips dari NSA dan OJK

08/06/2025
Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat

Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat

13/12/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved