• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Indonesia Memasuki Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Ini Penjelasan BMKG

Teras Merdeka by Teras Merdeka
20/02/2025
Indonesia Memasuki Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi: Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Indoensia

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdea – Wilayah di Indonesia mengalami fenomena Hari Tanpa Bayangan pada Kamis (20/2/2025). Fenomena ini disebut masih akan berlanjut hingga awal April 2025.

Hari Tanpa Bayangan disebut juga sebagai kulminasi utama, ini terjadi ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

“Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat ‘menghilang’, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri,” tulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam di lamannya, Kamis (30/1/2025).

“Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,” tambahnya.

BMKG menyebut hari tanpa bayangan terjadi karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi.

Baca Juga: Lampaui Perjanjian Paris, Kenaikan Suhu Global Capai 1,5 Derajat Celcius

Dengan demikian, posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat LU hingga 23,5 derajat LS.

Fenomena ini dikenal sebagai gerak semu harian Matahari.

Pada tahun ini, Matahari tepat berada di atas Kota Pontianak, yang berada di jalur khatulistiwa, pada 20 Maret 2025 pukul 11.50 WIB dan 23 September 2025 pukul 11.35 WIB.

Dikarenakan Indonesia berada di sekitar ekuator, maka kulminasi utama atau Hari Tanpa Bayangan terjadi dua kali dalam setahun, yakni di sekitar dua periode tersebut.

Di kota-kota lain, kulminasi utama terjadi saat deklinasi Matahari sama dengan lintang kota tersebut.

Di Jakarta sendiri Hari Tanpa Bayangan akan terjadi pada 4 Maret dengan kulminasi utama pada pukul 12.04 WIB, dan 9 Oktober pada pukul 11.39 WIB.

Kulminasi utama di awal 2025 ini dimulai pada 20 Februari di Baa, Nusa Tenggara Timur hingga 4 April di Sabang, Aceh.

Di periode September, Hari Tanpa Bayangan akan dimulai pada 7 September di Sabang, ACeh hingga 21 Oktober di Baa, Nusa Tenggara Timur.

Tags: Awal AprilbmkgHari Tanpa BayanganheadlineKulminasi Utama
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Heri Pudyatmoko Dorong Pemberdayaan Pemuda lewat Olahraga dan Kreativitas Digital
Teknologi

Hadapi Tantangan AI, Heri Pudyatmoko Minta Pendidikan Karakter Dipersiapkan Sejak Dini

16/07/2026
Tekan AKI dan AKB, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Puskesmas di Jateng
Berita

Penyakit Tidak Menular Perlu Diwaspadai, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Hal Ini

06/06/2026
Perangi Narkoba, Kesbangpol Jateng dan GMNI Wonosobo Bentuk Relawan Pemuda Anti Narkotika
Berita

Perangi Narkoba, Kesbangpol Jateng dan GMNI Wonosobo Bentuk Relawan Pemuda Anti Narkotika

21/05/2026
Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat
Daerah

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Next Post
Kemkomdigi Blokir Hampir 1 Juta Konten Judi Online, Terbanyak dari Situs dan Platform Meta

Kemkomdigi Blokir Hampir 1 Juta Konten Judi Online, Terbanyak dari Situs dan Platform Meta

TERBARU.

Marak Kasus Bullying di Sekolah, Heri Pudyatmoko: Kebijakan Harus Ditegakkan Guna Upaya Preventif

Politisi Gerindra Jateng Minta Koperasi Merah Putih Sediakan Kebutuhan Pokok Masyarakat

18/07/2026
Tak Sekadar Kerja Bakti, Heri Londo Dorong Gotong Royong Dimaknai Lebih Kontekstual

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Jiwa Kepemimpinan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

18/07/2026
Tak Cukup Pendekatan Hukum, Wapim DPRD Jateng Dorong Integrasi Kebijakan Perlindungan Anak

Kendalikan HIV di Jateng, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Edukasi Masyarakat

18/07/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital

Heri Pudyatmoko Dukung Percepatan Pembahasan Raperda Perlindungan Pekerja Informal Jateng

17/07/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Investasi Harus Berkontribusi bagi Penyeapan Tenaga Kerja Lokal

17/07/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved