• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Miliki Uang Miliaran, Begini Cara Bupati Meranti Muhammad Adil Lakukan Korupsi

Teras Merdeka by Teras Merdeka
11/04/2023
Miliki Uang Miliaran, Begini Cara Bupati Meranti Muhammad Adil Lakukan Korupsi

Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil mengenakan baju tahanan KPK/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil menyita perhatian publik. Terlebih sebelumnya, ia pernah viral lantaran menyebut Kementerian Keuangan ‘setan’.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengungkapkan, Muhammad Adil ditetapkan tersangka atas tiga kasus. Di antaranya yaitu dugaan korupsi pemotongan anggaran, gratifikasi jasa travel umrah, dan suap pemeriksa keuangan.

“Pada kesempatan ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka yaitu pertama MA Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2021-2024, kemudian FN, ini kepala BPKAD Pemkab Kepulauan Meranti sekaligus kepala cabang PT TN, kemudian MFA auditor BPK Perwakilan Provinsi Riau,” ungkapnya dikutip dari Detik, Selasa (11/4/2023).

KPK menyebutkan, tiga kasus yang melibatkan Muhammad Adil. Pertama, terkait korupsi pemotongan anggaran. Kedua terkait penerimaan gratifikasi dari biro perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Ketiga, terkait suap untuk pemeriksaan keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti. Di mana pemeriksaan keuangan itu dilakukan tahun 2022.

Adil diduga memerintahkan para kepala dinas di Pemkab Kepulauan Meranti untuk memberi setoran kepadanya. Setoran itu berasal dari uang persediaan (UP) dan ganti uang persediaan (GU) di masing-masing dinas.

“Sumber anggarannya dari pemotongan uang persediaan (UP) dan ganti uang persediaan (GU) masing-masing SKPD yang kemudian dikondisikan seolah-olah adalah utang pada MA (M Adil),” jelas Alexander.

Ia juga menjelaskan, besar potongan itu antara 5 hingga 10 persen. Setoran UP dan GU diserahkan kepada Fitria dalam bentuk uang tunai.

“FN yang menjabat Kepala BPKAD Pemkab Kepulauan Meranti sekaligus adalah orang kepercayaan MA,” terangnya.

Kemudian, Alexander mengatakan, uang itu dikumpulkan untuk keperluan Adil. Salah satunya ialah dana operasional safari politik untuk maju ke Pilgubri.

“Setelah terkumpul, uang-uang setoran tersebut kemudian digunakan untuk kepentingan MA. Di antaranya sebagai dana operasional kegiatan safari politik rencana pencalonan MA untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Riau di tahun 2024,” paparnya.

Meskipun begitu, Alexander tak menjelaskan secara lebih detail terkait berapa duit yang terkumpul. Namun, ia mengatakan bahwa Adil diduga telah menerima Rp 26,1 miliar.

“Sebagai bukti awal dugaan korupsi yang dilakukan, MA menerima uang sejumlah sekitar Rp 26,1 miliar dari berbagai pihak. Tentunya hal ini akan ditindaklanjuti dan didalami lebih detail oleh Tim Penyidik,” tegasnya.

Tak hanya itu, Adil juga diduga menerima suap dari travel umrah. Suap itu diduga diberikan karena Adil telah memenangkan travel umrah PT Tanur Muthmainnah untuk program umrah para takmir masjid di Kepulauan Meranti.

“Sekitar bulan Desember 2022, MA menerima uang sejumlah sekitar Rp 1,4 miliar dari PT TM (Tanur Muthmainnah) melalui FN yang bergerak dalam bidang jasa travel perjalanan umrah, karena memenangkan PT TM untuk proyek pemberangkatan umrah bagi para Takmir Masjid di Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelasnya.

Menurut penjelasannya, suap Rp 1,4 miliar itu berasal dari anggaran Pemkab Kepulauan Meranti yang disetorkan ke travel umrah.

Di mana dari setiap lima orang yang berangkat umrah, ada bonus satu pemberangkatan gratis. Kemduian bonus gratis ini juga dihitung sebagai pemberangkatan berbayar, sehingga kelebihan bayar itu dijadikan suap untuk Adil.

“PT TM itu setiap lima jemaah yang akan berangkat umrah, yang keenam itu gratis. Itu program resmi dari PT TM. Tapi, oleh FN ini juga ditagihkan ke APBD. Jadi biaya keenam inilah yang kemudian selanjutnya diberikan ke MA (Bupati Adil) senilai Rp 1,4 miliar,” terang Alexander.

Akibat kasus ini, Adil akan dijerat dengan pasal 12 huruf f atau Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia juga disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Tags: Bupati MerantiCara KorupsiMuhammad AdilSumber KekayaanUang Miliaran
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat
Daerah

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum
Berita

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Next Post
Jalan Rusak Ruas Keling-Bumiharjo Banyak Dikeluhkan Warga, Pj Bupati: Diupayakan Tahun Ini

Jalan Rusak Ruas Keling-Bumiharjo Banyak Dikeluhkan Warga, Pj Bupati: Diupayakan Tahun Ini

TERBARU.

Heri Pudyatmoko: Digitalisasi Dorong Revolusi Pendidikan Berkualitas di Jawa Tengah

Tekan Volume Sampah Kota, Heri Pudyatmoko Dorong Kolaborasi Lakukan Penanganan Terpadu

09/04/2026
Marak Kasus Kekerasan Seksual, Pimwan DPRD Jateng: Penanganan Harus Serius dan Transformatif

Tertinggi Nasional, Waka DPRD Aprsiasi Penyaluran KUR Perumahan Jateng Tembus Rp2,3 Triliun

09/04/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital

Campak Jateng Tembus 1.757 Kasus, Heri Pudyatmoko Minta Program Imunisasi dan Edukasi Masyarakat Diperkuat

09/04/2026
Hujan Kian Intens, Heri Pudyatmoko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Cegah Urbanisasi Berlebih, Waka DPRD Jateng Dorong Hilirisasi Pertanian dan Ekonomi Kreatif

08/04/2026
Jelang Lebaran 1445 H, Heri Pudyatmoko Ingatkan Masayarakat Waspada Peredaran Uang Palsu

Ringankan Beban Perantau, Wakil Ketua DPRD Jateng Apresiasi Program Mudik Lebaran Gratis

08/04/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved