• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Seorang Ibu dan Anak Warga Magelang Teridentifikasi Jadi Korban Mbah Slamet

Teras Merdeka by Teras Merdeka
10/04/2023
Seorang Ibu dan Anak Warga Magelang Teridentifikasi Jadi Korban Mbah Slamet

Kapolresta Magelang Kombes Polisi Ruruh Wicaksono (kiri)/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Kedu – Dua orang warga Mertoyudan, Kabupaten Magelang, menjadi korban pembunuhan berencana yang dilakukan Slamet Tohari alias Mbah Slamet (45). Sebagaimana diketahui, kasus ini melibatkan modus penggandaan uang di Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kepala Kepolisian Resor Kota Magelang Komisaris Besar Polisi, Ruruh Wicaksono mengatakan, selama ini tidak ada warga Magelang yang melaporkan kasus orang hilang ke polisi.

“Ketika kejadian di Banjarnegara itu kami sudah menyampaikan kepada polsek jajaran untuk memastikan ada tidaknya warga yang kehilangan anggota keluarganya, ternyata tidak ada,” jelasnya, Senin (10/4/2023).

Akan tetapi, setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jateng melakukan identifikasi terhadap korban pembunuhan dukun Slamet, diketahui ada dua orang korban yang berasal dari Magelang.

Di antaranya yaitu seorang ibu dan anaknya, warga Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Dua warga Magelang yang menjadi korban itu atas nama Theresia Dewi (48) beserta anaknya Okta Ali Abrianto.

Melalui informasi tersebut, jajaran Polsek Mertoyudan merapat ke rumah korban dan membenarkan karena selama lebih kurang dua tahun, tidak ada laporan orang hilang ke kepolisian.

Ia menuturkan, keluarga korban sudah berangkat ke Banjarnegara untuk memastikan temuan tim DVI itu.

Kapolresta menambahkan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berbagai bentuk modus orang yang bisa menggandakan uang.

Menurutnya, sudah banyak contoh kasus yang ujung-ujungnya korban meninggal dunia. Beberapa daerah pernah terjadi kasus serupa. Seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Masyarakat agar lebih cerdas karena tidak ada zaman sekarang ini yang bisa menggandakan uang. Misalnya, uang Rp1 juta menjadi Rp100 juta, tidak mungkin itu,” ujarnya.

“Kalau mengetahui, misalnya, ada aktivitas mencurigakan ada warga yang mengaku bisa menggandakan uang dan meresahkan, segera laporkan supaya tidak terjadi seperti di Banjarnegara, sudah ada belasan korban baru diketahui, padahal sudah bertahun-tahun,” lanjutnya.

Tags: Dua Warga MagelangIbu dan AnakIdentifikasi KorbanKorban Mbah SlametMertoyudan Magelang
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Fraksi Gerindra Jateng Apresiasi Langkah Prabowo dalam Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular
Jawa Tengah

Fraksi Gerindra Jateng Minta Kader Sosialisasikan Program Prabowo dan Lawan Hoaks di Media Sosial

14/08/2026
Jelang Pemilu 2024, Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Berliterasi Politik
Jawa Tengah

HUT RI Tak Sekadar Perayaan, Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Karya bagi Generasi Muda

12/08/2026
Hujan Kian Intens, Heri Pudyatmoko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Jawa Tengah

Persempit Gap Gender, Heri Pudyatmoko Dukung Peningkatan Keterampilan Digital Perempuan

12/08/2026
Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital
Jawa Tengah

Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

12/08/2026
Next Post
Hadiri Peletakan Batu Pertama GITJ di Suwawal, Pj Bupati: Kita Harus Jaga Kondusifitas Wilayah

Hadiri Peletakan Batu Pertama GITJ di Suwawal, Pj Bupati: Kita Harus Jaga Kondusifitas Wilayah

TERBARU.

Fraksi Gerindra Jateng Apresiasi Langkah Prabowo dalam Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Fraksi Gerindra Jateng Minta Kader Sosialisasikan Program Prabowo dan Lawan Hoaks di Media Sosial

14/08/2026
Jelang Pemilu 2024, Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Berliterasi Politik

HUT RI Tak Sekadar Perayaan, Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Karya bagi Generasi Muda

12/08/2026
Hujan Kian Intens, Heri Pudyatmoko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Persempit Gap Gender, Heri Pudyatmoko Dukung Peningkatan Keterampilan Digital Perempuan

12/08/2026
Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

Waspadai Deepfake, Heri Pudyatmoko Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital

12/08/2026
Hadapi Krisis Pesisir, Wapim DPRD Jateng Usul Kawasan Prioritas Restorasi Mangrove di Pantura

Hadapi Krisis Pesisir, Wapim DPRD Jateng Usul Kawasan Prioritas Restorasi Mangrove di Pantura

12/08/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved