Teras Merdeka – Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Mercy Simorangkir menilai bahwa digitalisasi penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bukan hanya karena menawarkan kemudahan terhadap layanan keuangan dan memperluas pasar, tetapi juga mampu memberi akses terhadap inovasi.
“Sangat penting sekali digitalisasi ini. Tidak hanya menawarkan layanan dan kemudahan atau akses terhadap keuangan dan market, tapi juga akses terhadap inovasi,” ungkap Mercy, Selasa (4/4/2023).
Ia menyontohkan, dengan digitalisasi, UMKM memiliki kesempatan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Khususnya dalam menumbuhkan bisnis mereka.
Di masa depan, ia melanjutkan, digitalisasi UMKM tidak hanya melulu membicarakan terkait kemudahan akses market yang lebih besar. Seperti melalui platform yang lebih besar seperti e-commerce, kemudahan akses pembayaran melalui berbagai metode, atau peningkatan akses pembiayaan.
“Di tahun 2045 mungkin saja kita bicara tentang kecerdasan yang lebih tinggi lagi, dan sangat penting untuk membicarakan bagaimana itu bisa dimanfaatkan,” paparnya.
Menurut Mercy, kemudahan akses inovasi dari digitalisasi akan sangat membantu UMKM untuk naik kelas. Tidak hanya sekadar tumbuh dan meningkatkan pendapatan.
“Yang sebetulnya menjadi pertanyaan dan PR dari negara ini, kenapa 99 persen masih yang mikro dan kecil setelah beberapa periode. Itu jadi satu masalah yang bisa didukung dan dibantu juga oleh penyelenggara teknologi finansial, melalui inovasi untuk membantu pengembangan usaha UMKM ini sendiri,” jelasnya.
“Jadi apakah digitalisasi itu membantu UMKM? Iya, tidak hanya untuk tumbuh tapi juga naik kelas dan ke depannya adalah untuk mempertahankan pertumbuhan,” lanjutnya menegaskan.
Meskipun begitu, Mercy juga mengingatkan, ada hal yang harus diperhatikan dalam digitalisasi. Salah satunya yaitu mengenai keamanan siber dan perlindungan data pribadi.
Selain itu, para penyedia layanan keuangan juga diharapkan terus melakukan improvisasi guna meningkatkan pengalaman yang baik dan sesuai kebutuhan para pelaku UMKM.
“Dalam proses bisnis, merchant itu butuh uangnya real time ke dalam account-nya karena besok dia harus belanja lagi. Itulah layanan keuangan yang terus menerus di-improve, yang ditawarkan oleh layanan keuangan saat ini,” terangnya.