• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

BMKG Ungkap Alasan Mundurnya Puncak Musim Hujan di Sejumlah Daerah

Teras Merdeka by Teras Merdeka
09/01/2025
BMKG Ungkap Alasan Mundurnya Puncak Musim Hujan di Sejumlah Daerah

Ilustrasi: Musim hujan

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 1,168

Teras Merdeka – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut ada beberapa wilayah yang mengalami perubahan puncak musim hujan. Hal ini dikarenakan awal musim yang mundur.

“Adanya perubahan puncak musim ini juga dikarenakan adanya perubahan awal musim yang lebih mundur dari model sebelumnya,” ujar BMKG dalam Laporan Pemutakhiran Prediksi Musim Hujan 2024/2025 di Indonesia edisi Desember 2024, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (9/1/2025).

Pada prediksi musim hujan yang telah dimutakhirkan, wilayah Sumatera masih diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Januari dan Februari. Perbedaan hanya pada 1 zona musim (ZOM) yang bergeser dari Januari ke Februari.

Sementara itu, di Jawa ada perubahan pada 9 ZOM yang semula diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Januari (4 ZOM) dan Februari (5 ZOM), menjadi 5 ZOM pada Januari, 2 ZOM pada Februari, dan 2 ZOM pada Maret.

Di Bali dan Nusa Tenggara, puncak musim hujan di 2 ZOM diperkirakan bergeser dari sebelumnya pada Januari dan Februari, menjadi November dan Januari.

Di wilayah Sulawesi tidak terdapat perbedaan antara model Agustus dan November, dengan puncak musim hujan pada Desember 2024 hingga Januari 2025 dan Mei hingga Juni 2025.

Di Maluku dan Papua, model Agustus menunjukkan distribusi puncak musim didominasi oleh Desember 2024 (7 ZOM) dan Juni 2025 (7 ZOM). Prediksi terkini menyebut wilayah ini akan mengalami puncak musim hujan pada April hingga Agustus 2025.

“Pada model Agustus, sebagian besar ZOM diprediksi mengalami puncak musim yang sama dengan normalnya, terutama di wilayah Sumatera, Jawa, dan Maluku-Papua. Namun, hasil pemutakhiran terlihat perubahan distribusi di mana beberapa ZOM mengalami pergeseran menjadi maju atau mundur dari normalnya,” tulis BMKG dalam laporannya.

Baca Juga: RI Terus Diancam Bencana, BMKG Peringatkan Musim Hujan Tahun Ini Beda dari Biasanya

Lebih lanjut, hingga November 2024, indeks ENSO menunjukkan nilai -0,24, sedikit menghangat dari bulan sebelumnya, sementara IOD berada pada fase negatif (-0,56). Angin Monsun Asia mulai memasuki wilayah Indonesia.

BMKG menyebut, suhu muka laut Indonesia relatif hangat. Sementar itu, La Nina lemah diprediksi dapat bertahan hingga MAM 2025, IOD menuju fase netral, dan suhu muka laut di Indonesia tetap netral hingga hangat.

Berdasarkan hasil pemodelan iklim pada November, BMKG memutakhirkan 38 ZOM (5%) prediksi musim hujan 2024/2025.

Sementara itu, 661 ZOM (95 persen) tidak memutakhirkan prediksi, baik karena tidak memenuhi syarat pemutakhiran maupun karena tidak terdapat perbedaan signifikan antara hasil pemodelan Agustus 2024 dengan hasil pemodelan November 2024.

Tags: headlineMusim Hujan MundurPenjelasan MBKGPuncak Musim Hujan
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia
Nasional

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat
Arsip

Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat

13/12/2025
20 Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026, Pulau Komodo NTT Jadi Salah Satunya
Arsip

20 Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026, Pulau Komodo NTT Jadi Salah Satunya

13/12/2025
Menuju 2026, Penipuan Berbasis Deepfake Realtime Makin Realistis
Ensiklopedia

Menuju 2026, Penipuan Berbasis Deepfake Realtime Makin Realistis

13/12/2025
Next Post
Penyebaran PMK di Jateng; 2.300 Sapi Sudah Terindikasi

Penyebaran PMK di Jateng; 2.300 Sapi Sudah Terindikasi

TERBARU.

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026
Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

27/12/2025

TERPOPULER.

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
Isu Undang-undang Khusus untuk Ferdy Sambo Merebak, Begini Kata Jubir Tim KUHP Nasional

Isu Undang-undang Khusus untuk Ferdy Sambo Merebak, Begini Kata Jubir Tim KUHP Nasional

17/02/2023
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved