• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Situasi Genting Politik Korea; Militer Turun, Presiden Yoon Gagal Ditangkap

Teras Merdeka by Teras Merdeka
03/01/2025
Darurat Militer Korea Selatan, Ini Kronologi dan Terjadinya Seruan Pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol

Sejumlah serdadu Korsel berusaha memasuki gedung parlemen tapi dihalangi staf gedung dengan menyemprotkan isi tabung pemadam kebakaran, Selasa (03/12/2024) malam/Foto: Dok. Reuters

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 1,220

Teras Merdeka – Otoritas berwenang Korea Selatan (Korsel), Kantor Investigasi Korupsi (CIO), membatalkan rencana penangkapan paksa Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan dan kini diskors dari jabatan, di kediamannya di Seoul, Jumat (3/1/2025).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kantor Investigasi Korupsi (KPK), Korsel.

Dalam pemaparannya, lembaga itu menyebut adanya kebuntuan dalam aksi penangkapan tersebut dengan pengawal Yoon.

Selain itu, disebutkan juga bahwa bila aksi penangkapan dilakukan, ada potensi bahaya yang mengancam para penyidik.

“Sehubungan dengan pelaksanaan surat perintah penangkapan hari ini, ditetapkan bahwa eksekusi secara efektif tidak mungkin dilakukan karena kebuntuan yang sedang berlangsung. Kekhawatiran akan keselamatan personel di lokasi menyebabkan keputusan untuk menghentikan eksekusi,” ujar lembaga itu dikutip dari AFP, Jumat (3/1/2025).

Seperti yang diketahui, Yoon dicabut dari tugas kepresidenannya oleh parlemen atas pernyataan darurat militernya yang berumur pendek bulan lalu. Putusan pengadilan konstitusi sedang menunggu apakah akan mengkonfirmasi pemakzulan tersebut.

Tindakan dramatis Yoon menjerumuskan Korsel ke dalam krisis politik terburuknya dalam beberapa dekade.

Baca Juga: Darurat Militer Korea Selatan, Ini Kronologi dan Terjadinya Seruan Pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol

Pemimpin konservatif itu saat ini menghadapi tuntutan pidana pemberontakan, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara seumur hidup atau bahkan hukuman mati.

Kekacauan semakin dalam minggu lalu ketika penggantinya, Han Duck Soo, juga dimakzulkan oleh parlemen. Ia gagal menandatangani rancangan undang-undang untuk investigasi terhadap Yoon.

Sebagai mantan jaksa, Yoon telah dipanggil tiga kali untuk diinterogasi. Namun ia menolak untuk hadir setiap kali pemanggilan dan akhirnya memancing pejabat berwenang mengeluarkan surat perintah penangkapan

Selain dugaan pemberontakan, Yoon juga tengah diselidiki oleh jaksa penuntut umum serta tim gabungan yang terdiri dari polisi dan pejabat anti korupsi, atas dugaan skandal suap yang berpusat di istrinya, Kim Keon Hee.

Sebelum digulingkan, Yoon sebetulnya telah meminta maaf atas skandal tersebut, namun menolak agar istrinya diperiksa.

Ia kemudian menuding oposisinya dari Partai Demokrat memenangkan pemilihan parlemen April lalu dengan bantuan peretas Korea Utara.

Perlu diketahui, upaya penangkapan Yoon sudah dilakukan sejak Jumat pagi. Namun, mengutip AFP, dilaporkan pula satuan militer di dalam kompleks kediaman resmi telah menghalau upaya penyidik.

CIO akan menangkap Yoon dan membawanya ke kantor mereka di Gwacheon dekat Seoul untuk diinterogasi. Setelah itu, ia dapat ditahan hingga 48 jam berdasarkan surat perintah yang ada.

Lalu penyidik perlu mengajukan surat perintah penangkapan lain untuk menahannya. Saat ini Yoon terancam hukuman penjara bahkan yang terburuk hukuman mati.

Tags: Darurat MiliterPenangkapan PresidenPolitik KoreaPresiden Yoon
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng
Jawa Tengah

Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

27/12/2025
Lewat Konferda 2025, Dolfie Palit Nahkodai PDIP Jateng Lima Tahun ke Depan
Jawa Tengah

Lewat Konferda 2025, Dolfie Palit Nahkodai PDIP Jateng Lima Tahun ke Depan

27/12/2025
Next Post
Masuk Awal Tahun, Harga Cabai di Pasar Batang Kian Melangit

Masuk Awal Tahun, Harga Cabai di Pasar Batang Kian Melangit

TERBARU.

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026

TERPOPULER.

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
Tambah Kapasitas Listrik dan RUKN, Pemerintah Percepat Pengembangan Pembangkit Nuklir Tahun 2029

Tambah Kapasitas Listrik dan RUKN, Pemerintah Percepat Pengembangan Pembangkit Nuklir Tahun 2029

24/01/2025
Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved