Teras Merdeka – Bawaslu Kabupaten Temanggung melakukan pengawasan melekat atau Waskat kepada KPU pada pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Temanggung.
Waskat ini dilakukan agar pelaksanaan tahapan pencalonan dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan.
“Kami telah menyiapkan jajaran pengawas (Bawaslu) untuk dapat mengawasi tahapan pencalonan agar dapat berjalan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Temanggung Roni Nefriyadi, Rabu (28/8/2024)
“Antara lain kelengkapan dan keabsahan syarat administrasi para bakal calon pasangan,” lanjutnya.
Pengawasan melekat yang dilakukan Bawaslu mulai dari pendaftaran, penelitian syarat administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga nanti penetapan pasangan calon.
“Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Temanggung dimulai dari tanggal 27 sampai dengan 29 Agustus 2024,” terangnya.
Selain memastikan pelaksanaan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Temanggung telah sesuai dengan prosedur dan regulasi, Bawaslu Kabupaten Temanggung juga telah menyiapkan posko aduan tahapan pencalonan.
Ia juga mengimbau kepada para pihak yang tidak boleh mendukung salah satu Paslon agar selalu menjaga netralitasnya. Pihak-pihak tersebut di antaranya adalah ASN, anggota TNI/Polri, Kepala desa, perangkat desa dan penyelenggara pemerintah.
“Selain itu, Bawaslu Temanggung juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Temanggung untuk ikut serta mengawasi tahapan pencalonan ini dan agar dapat melaporkan kepada Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu,” tutupnya.