• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Dalam Dua Hari, Gunung Merapi Sudah 54 Kali Muntahkan Awan Panas

Teras Merdeka by Teras Merdeka
12/03/2023
Dalam Dua Hari, Gunung Merapi Sudah 54 Kali Muntahkan Awan Panas

Awan panas guguran Gunung Merapi, Minggu (12/3/2023)/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Jateng – Sejak Sabtu (11/3/2023), Gunung Merapi sudah muntahkan awan panas guguran sebanyak 54 kali. Hal ini diungkapkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

“Terkait dengan erupsi yang kemarin sendiri, sampai dengan saat ini sudah terjadi 54 kali erupsi. Kejadian awan panas guguran sampai dengan pukul jam 15.30 WIB,” ungkap Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso dalam Konferensi Pers secara virtual, Minggu (12/3/2023).

Agus mengatakan, semua kejadian awan panas guguran yang dimuntahkan Gunung Merapi kali ini, mengarah ke kali Bebeng atau kali Krasak.

“Jadi kenapa kami sebut kali Bebeng atau Kali Krasak, karena ada dua cabang hulu Sungai yaitu Bebeng Krasak yang itu kemudian menyatu membentuk Sungai Krasak seperti itu,” jelasnya.

“Jadi dominan adalah ke arah ke arah barat laut ya barat barat laut, karena memang anginnya mengarah ke sana,” lanjutnya.

Agus juga menjelaskan, hujan abu tipis akibat awan panas guguran tersebut hingga ke Kalibening Banjarnegara, Jawa Tengah. Di mana jaraknya mencapai sekitar 96 KM dari Gunung Merapi.

“Kemudian yang paling jauh ini dilaporkan terjadi hujan abu tipis di Kalibening Banjarnegara, ini sekitar jarak 96 KM,” ucapnya.

Ia pun menyebutkan, jarak luncur dari awan panas paling tinggi terjadi pasca erupsi kemarin. Akan tetapi, saat ini intensitasnya mulai menurun.

“Memang intensitas awan panas guguran yang terjadi, yang paling tinggi adalah kemarin siang. Dan saat ini meski pun masih terjadi tapi intensitasnya menurun,” ia melanjutkan.

Sementara itu, luncuran awan panas guguran Gunung Merapi terjauh mencapai 3,7 KM dari puncak.

“Dari kejadian awan panas terjauh, yang terjadi pada hari kemarin yaitu terjadi di Hulu kali Bebeng dengan jarak sekitar 3,7 KM,” ujar Agus.

“Jadi kemarin diperkirakan 4 KM, sekitar 4 KM ini dari data Drone yang dihasilkan teman-teman tadi pagi. Ini ternyata belum mencapai 4 KM atau untuk jarak apa di permukaan itu mencapai 4 KM. Ada pun jarak peta itu 3,7 KM,” pungkasnya.

Tags: 54 KaliAwan PanasDua HariErupsi MerapiGunung Merapi
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Marak Kasus Bullying di Sekolah, Heri Pudyatmoko: Kebijakan Harus Ditegakkan Guna Upaya Preventif
Jawa Tengah

Politisi Gerindra Jateng Minta Koperasi Merah Putih Sediakan Kebutuhan Pokok Masyarakat

18/07/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital
Jawa Tengah

Heri Pudyatmoko Dukung Percepatan Pembahasan Raperda Perlindungan Pekerja Informal Jateng

17/07/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Jawa Tengah

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Investasi Harus Berkontribusi bagi Penyeapan Tenaga Kerja Lokal

17/07/2026
Heri Pudyatmoko: Digitalisasi Dorong Revolusi Pendidikan Berkualitas di Jawa Tengah
Jawa Tengah

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Program Literasi Kritis Masyarakat Diperkuat

17/07/2026
Next Post
Ramai Bule Ditilang di Jalanan Bali, Polisi: Ada 171 Kasus dalam Sepekan

Ramai Bule Ditilang di Jalanan Bali, Polisi: Ada 171 Kasus dalam Sepekan

TERBARU.

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK

Didampingi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Desa Jombor Tuntang Tampilkan Pekarangan Produktif di Lomba PKK

29/07/2026
Marak Kasus Bullying di Sekolah, Heri Pudyatmoko: Kebijakan Harus Ditegakkan Guna Upaya Preventif

Politisi Gerindra Jateng Minta Koperasi Merah Putih Sediakan Kebutuhan Pokok Masyarakat

18/07/2026
Tak Sekadar Kerja Bakti, Heri Londo Dorong Gotong Royong Dimaknai Lebih Kontekstual

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Jiwa Kepemimpinan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

18/07/2026
Tak Cukup Pendekatan Hukum, Wapim DPRD Jateng Dorong Integrasi Kebijakan Perlindungan Anak

Kendalikan HIV di Jateng, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Edukasi Masyarakat

18/07/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital

Heri Pudyatmoko Dukung Percepatan Pembahasan Raperda Perlindungan Pekerja Informal Jateng

17/07/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved