• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Berburu Cemilan Khas Magelang ‘Kereng’

Teras Merdeka by Teras Merdeka
11/03/2025
Berburu Cemilan Khas Magelang ‘Kereng’

Perajin kue kereng Mbok Sulaenah di Kecamatan Secang Kabupaten Magelang, Jawa Tengah/Foto: Pemkot Magelang (HO)

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 1,174

Teras Merdeka – Cemilan legendaris khas Kabupaten Magelang, Jawa Tengah bernama Kereng, masih lestari hingga hari ini, cemilan ini berbentuk lonjong seperti tabung dengan citarasa rasa gurih manis terbuat dari bahan dasar beras ketan dan parutan kelapa. Makanan ini menjadi idola di bulan Ramadhan.

Produsen Kereng dapat dijumpai di dusun Kerten Desa Krincing Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Hampir sebagian besar masyarakat dusun ini secara turun temurun menjadi perajin kereng.

Salah satu pembuat makanan legendaris ini adalah Sulaenah (65) yang mengaku sudah membuat kereng lebih dari 45 tahun.

“Awalnya membuat kereng melihat tetangga yang buat, kemudian bantu-bantu. Setelah punya modal akhirnya buat sendiri di rumah,” ucap perempuan asli warga Kerten ini.

Pembuatan kereng sendiri tidak mudah butuh ketelatenan dan kesabaran. Sulaenah sendiri, setiap harinya berjam-jam berhadapan dengan panasnya tungku api. Di bulan puasa pun ia tetap semangat melakoni pekerjaannya membuat kereng seperti hari-hari biasa.

“Setiap hari buat kereng saya mulai pagi selepas subuh hingga pukul 11.00 WIB sampai adonan habis,” katanya.

Dalam satu adonan dibutuhkan tiga kilogram tepung beras ketan, gula pasir satu kilogram dan 10 butir kelapa. Dalam satu hari dirinya mengaku hanya mampu menyelesaikan satu adonan saja.

“Dalam satu adonan menghasilkan 5 kilogram kereng. Meskipun permintaan bertambah saya tetap hanya bisa buat segitu,” terang Saenah sembari membuat kereng.

Baca Juga: Jenis-jenis Teh yang Punya Khasiat Turunkan Berat Badan

Saat bulan puasa permintaan kereng bertambah. Saenah dibantu anak perempuannya, Wahidah membuat kereng.

“Nanti malam dilanjut anak saya yang membuat dengan satu adonan dengan hasil lima kg kereng,” imbuhnya.

Kini, setelah dibantu anaknya, Sulaenah dapat menghasilkan 10 kg kereng setiap harinya.

Proses pembuatan kereng yang cukup melelahkan tidak membuatnya luntur. Adonan kereng digelar di atas wajan, di bawahnya tungku api kayu. Tungku api yang masih tradisonal tersebut menjadikan aroma kereng tercium harum.

“Adonan kereng diratakan di wajan hingga tipis. Setelah adonan rata dibagi menjadi garis menjadi 10 bagian, sebelum kering diangkat satu persatu diluntung membentuk tabung berdiameter satu cm dan panjang lima cm,” paparnya.

Penjualannya, Sulaenah mengaku tidak khawatir sudah banyak pelanggan yang datang. 1 kg kereng ia jual dengan hargaRp.40.000.

“Jualnya tidak perlu ke pasar, sudah banyak bakul yang dan pembeli yang datang langsung,” ujarnya.

Dari hasil membuat kereng, Sulaenah mengaku dapat memenuhi kehidupan sehari-harinya.

“Alhamdulilah hasilnya cukup untuk makan sehari-hari,” tandasnya.

Sementara itu sebagian masyarakat di Kabupaten Magelang menilai camilan kereng tidak sekedar makanan khas, namun juga menjadi bagian identitas budaya turun temurun dan kenangan bersama keluarga tercinta.

“Tiap lebaran khusunya di meja harus ada kereng. Dulu orang tua saya gitu ada kereng untuk pacitan (suguhan) tamu,” kata salah satu warga Secang, Heni Agustiningtyas yang datang membeli kereng bersama suaminya.

Menurut Heni camilan kereng kini semakin ekslusif, karena dijual di toko oleh-oleh, hanya sedikit yang dipajang di pasar. Padahal dahulu kereng banyak ditemui di warung-warung kecil hingga pedagang keliling.

“Jadi sangat jarang ditemui bisa setiap saat makan kereng ya. Padahal dulu dimana-mana dijual,” ujarnya.

 

Tags: Cemilan Khas Mage;angheadlineKereng
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat
Daerah

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum
Berita

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Next Post
Jelang Mudik Lebaran 2025, Sejumlah Jalan di Temanggung Mulai Ditambal

Jelang Mudik Lebaran 2025, Sejumlah Jalan di Temanggung Mulai Ditambal

TERBARU.

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Tanpa Euforia, Gerindra Kota Semarang Rayakan HUT ke-18 dengan Berbagai Kegiatan Sosial

Tanpa Euforia, Gerindra Kota Semarang Rayakan HUT ke-18 dengan Berbagai Kegiatan Sosial

08/02/2026
SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026

TERPOPULER.

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
Panas Semarang Disebut Lebih Tinggi dari Jakarta, Jemur Baju 30 Menit Langsung Kering

Panas Semarang Disebut Lebih Tinggi dari Jakarta, Jemur Baju 30 Menit Langsung Kering

06/10/2023
Peringati HKBN, BPBD Jepara Tanamkan Sikap Siap Siaga Penanganan Bencana

Peringati HKBN, BPBD Jepara Tanamkan Sikap Siap Siaga Penanganan Bencana

24/04/2024
Indonesia Berpotensi Alami Gempa seperti di Turki, Ini Penjelasan BMKG

Indonesia Berpotensi Alami Gempa seperti di Turki, Ini Penjelasan BMKG

04/03/2023
BPBD Jepara Berhasil Distribusikan Air Bersih hingga 486 Ribu Liter

BPBD Jepara Berhasil Distribusikan Air Bersih hingga 486 Ribu Liter

20/09/2024
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved