• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Gelaran Ritual Sengkala di Candi Borobudur

Teras Merdeka by Teras Merdeka
19/09/2024
Gelaran Ritual Sengkala di Candi Borobudur

Seniman Borobudur melakukan ritual sengkala di halaman candi, Rabu (18/9/2024).

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Sejumlah seniman menggelar ritual sengkala di Lapangan Kenari, kompleks Candi Borobudur. Ritual tersebut ditujukan untuk menyampaikan kepada leluhur perihal keluh kesah warga Borobudur yang kerap tidak tersampaikan dengan baik.

Para seniman menyiapkan ogoh-ogoh betara kala yang berbahan dasar daun pisang.

Ritual itu diawali dengan berjalan kaki dari pos Kenari menuju halaman candi. Selama berjalan, satu di antaranya memainkan alat musik. Begitu tiba di halaman candi, mereka memposisikan diri untuk memulai ritual.

Ketua Daya Desa Borobudur, Lukman Fauzi mengutarakan, ritual ini merupakan wujud kepedulian warga terhadap suatu permasalahan yang selama ini terjadi.

“Apa yang menjadi keluh kesah kami tidak tersampaikan kepada manusia. Bisa orang yang jahat atau tidak sesuai apa yang menjadi kaidah Borobudur,” ungkapnya, Rabu (18/9/2024).

Ia menilai, banyak pembangunan di kawasan Borobudur yang tidak berpihak kepada warga.

Selain itu, warga kerap dikesampingkan dan tidak diajak duduk bersama dalam membahas pembangunan tersebut. Seperti pembangunan Kampung Seni Borobudur yang tidak menggandeng para seniman lokal.

Karena itu, para seniman yang tergabung dalam Daya Desa Borobudur menyampaikan keluh kesahnya kepada leluhur.

“Kami membawa batara kala untuk menyigkirkan sengkala atau masalah dari sebuah musibah yang diharapkan tidak masuk ke Candi Borobudur,” jelas Lukman.

Wujud masalah itu, lanjutnya, bisa bervariasi. Mulai dari manusia maupun alam yang tidak sinkron dengan nilai Candi Borobudur. Sebab Candi Borobudur mengandung nilai-nilai kebajikan yang harus dirawat dengan benar.

Baca Juga: Pelestarian Candi Asu di Magelang

Lukman menambahkan, setelah melakukan ritual di halaman candi, betara kala akan dibakar dan dilarung.

“Betara kalanya dari daun pisang kering yang menandakan permasalahan tentang hidup dan manusia. Setelah dibakar, kita larung di Sungai Progo,” pungkasnya.

Sementara itu, koordinator Museum dan Cagar Budaya Borobudur Wiwit Kasiyati mengapresiasi kegiatan ritual yang dilangsungkan oleh seniman Borobudur tersebut.

“Ritual itu merupakan bagian dari kebudayaan, termasuk dari sepuluh objek pemajuan kebudayaan,” paparnya.

Tags: Candi BorobudurRitual SengkalaSeniman Borobudur
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Marak Kasus Bullying di Sekolah, Heri Pudyatmoko: Kebijakan Harus Ditegakkan Guna Upaya Preventif
Jawa Tengah

Politisi Gerindra Jateng Minta Koperasi Merah Putih Sediakan Kebutuhan Pokok Masyarakat

18/07/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital
Jawa Tengah

Heri Pudyatmoko Dukung Percepatan Pembahasan Raperda Perlindungan Pekerja Informal Jateng

17/07/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Jawa Tengah

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Investasi Harus Berkontribusi bagi Penyeapan Tenaga Kerja Lokal

17/07/2026
Heri Pudyatmoko: Digitalisasi Dorong Revolusi Pendidikan Berkualitas di Jawa Tengah
Jawa Tengah

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Program Literasi Kritis Masyarakat Diperkuat

17/07/2026
Next Post
Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Turun 0,30%

Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Turun 0,30%

TERBARU.

Marak Kasus Bullying di Sekolah, Heri Pudyatmoko: Kebijakan Harus Ditegakkan Guna Upaya Preventif

Politisi Gerindra Jateng Minta Koperasi Merah Putih Sediakan Kebutuhan Pokok Masyarakat

18/07/2026
Tak Sekadar Kerja Bakti, Heri Londo Dorong Gotong Royong Dimaknai Lebih Kontekstual

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Jiwa Kepemimpinan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

18/07/2026
Tak Cukup Pendekatan Hukum, Wapim DPRD Jateng Dorong Integrasi Kebijakan Perlindungan Anak

Kendalikan HIV di Jateng, Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Edukasi Masyarakat

18/07/2026
Heri Londo Minta Pemprov Jateng Gali Potensi Wisata dengan Promosi Digital

Heri Pudyatmoko Dukung Percepatan Pembahasan Raperda Perlindungan Pekerja Informal Jateng

17/07/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Investasi Harus Berkontribusi bagi Penyeapan Tenaga Kerja Lokal

17/07/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved