• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Fakta Virus Oropuche; Dibawa Nyamuk dan Sebabkan Kematian

Teras Merdeka by Teras Merdeka
31/07/2024
Fakta Virus Oropuche; Dibawa Nyamuk dan Sebabkan Kematian

Ilustrasi: Virus Oropouche akibat gigitan nyamuk

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 298

Teras Merdeka – Dunia kembali dikejutkan oleh munculnya virus yang dibawa oleh Nyamuk dan mirip dengan demam berdarah. Virus tersebut bernama Oropouche dan telah menyebabkan dua kasus kematian di Brasil.

“Para wanita dari negara bagian Bahia di timur laut Brasil itu berusia di bawah 30 tahun, tanpa penyakit penyerta, tetapi memiliki tanda dan gejala yang mirip dengan kasus demam berdarah yang parah,” kata Kemenkes Brasil dalam sebuah pernyataan dikutip AFP.

Pada tahun ini, Brasil mencatat 7.236 kasus Oropouche. Terbanyak berada di negara bagian Amazonas dan Rondonia.

Mengutip dari CNBC (31/7/2024), berikut sejumlah fakta terkait Virus Oropouche yang dirangkum dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC Amerika Serikat (AS), Rabu (31/7/2024):

Gejala Virus Oropouche

CDC mencatat gejalanya mirip seperti penyakit gejala demam berdarah, cikungunya, Zika, atau malaria.

Gejala umum orang yang terkena Oropouche mulai dari demam mendadak, sakit kepala parah, menggigil, nyeri otot, dan nyeri sendi. Selain itu juga ada yang berupa kepekaan pada cahaya, pusing, nyeri di belakang mata, mual, muntah dan ruam.

Gejala ini akan berlangsung sekitar 2-7 hari. Berikutnya akan muncul lagi beberapa hari hingga berminggu-minggu kemudian.

Kebanyakan kasus akan pulih setelah beberapa hari hingga satu bulan. Namun ada juga yang akan berkembang menjadi penyakit seperti meningitis, radang otak atau pendarahan.

CDC juga mencatat beberapa kasus di Brasil menunjukkan adanya penularan dari orang hamil kepada janinnya. Namun belum diketahui apakah akan berdampak buruk pada bayi dalam kandungan.

Penyebab dan Pencegahan Virus Oropouche

Virus Oropouche akan menyebar pada manusia salah satunya melalui gigitan nyamuk penggigit yang terinfeksi (culicoides paraensis).

Untuk mencegah tertular dari virus ini, pastikan Anda dan orang sekitar tidak tergigit oleh hewan-hewan yang membawa virus.

Pengobatan Jika Terkena Virus Oropouche

CDC melaporkan belum ada obat untuk mengobati penyakit ini. Namun gejalanya bisa diatasi dengan beberapa hal seperti istirahat, meminum cairan mencegah dehidrasi, dan mengonsumsi obat pereda nyeri termasuk untuk menurunkan demam.

Pada beberapa kasus yang lebih parah, perawatan medis atau rawat inap mungkin diperlukan. CDC juga melarang mengonsumsi aspirin atau obat antiinflamasi nonstereoid (NSAID) hingga penyakitnya bisa dihilangkan, untuk mengurangi risiko pendarahan.

Tags: Pencegahan OropouchePenyebab OropoucheVirus Oropouche
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia
Nasional

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Berita

Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Panjang, Heri Pudyatmoko Soroti Kesiapan Transportasi Publik

16/12/2025
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian
Berita

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Next Post
Minimalisir Dampak Bencana, BPBD Jepara Gelar Pendidikan Mitigasi

Minimalisir Dampak Bencana, BPBD Jepara Gelar Pendidikan Mitigasi

TERBARU.

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026
Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

Dolfie Palit Bidik Kemenangan PDIP di Pemilu 2029, Tegaskan Jateng Kandang Banteng

27/12/2025
Lewat Konferda 2025, Dolfie Palit Nahkodai PDIP Jateng Lima Tahun ke Depan

Lewat Konferda 2025, Dolfie Palit Nahkodai PDIP Jateng Lima Tahun ke Depan

27/12/2025

TERPOPULER.

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
[Artikel] Industri Nikel Indonesia: Antara Kebanggaan dan Luka Lingkungan

[Artikel] Industri Nikel Indonesia: Antara Kebanggaan dan Luka Lingkungan

09/06/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved