• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Akan Ada Dua Fenomena Supermoon di Bulan Agustus, Malam Ini yang Pertama

Teras Merdeka by Teras Merdeka
01/08/2023
Akan Ada Dua Fenomena Supermoon di Bulan Agustus, Malam Ini yang Pertama

Fenomena Supermoon

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Fenomena Bulan Purnama super (Supermoon) akan menghiasi langit malam ini, Selasa (1/8/2023). Sebenarnya, apa yang membedakan Supermoon dengan Bulan Purnama biasanya?

Diketahui, Supermoon mengorbit Bumi lebih dekat dibandingkan rata-rata Bulan biasanya. Posisi ini yang membuat Supermoon tampak sedikit lebih besar dan lebih terang. Hal itu terjadi karena Bulan memiliki orbit elips Bumi.

Mengutip Live Science, jarak rata-rata perigee dan apogee masing-masing dapat berkisar 363.400 hingga 405.500 kilometer.

Sebenarnya, perbedaan ukuran antara Supermoon dan Bulan Purnama biasa tidak langsung terlihat dengan mata telanjang. Akan tetapi, fenomena ini masih bisa dapat dilihat langsung oleh mata manusia.

Peneliti di Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaludin mengungkapkan, fenomena antariksa itu sama seperti ketika melihat fenomena Bulan Purnama biasa.

“Supermoon adalah purnama terdekat, sehingga ukurannya lebih besar dari rata-ratanya. Mengamati Supermoon sama dengan mengamati purnama biasa,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (31/7/2023).

Ia juga menjelaskan bahwa fase purnama meupakan kondisi di saat seluruh permukaan bulan yang menghadap ke Bumi memantulkan cahaya Matahari. Di mana jarak antara Bumi dan Bulan saat itu mencapai 357.528 kilometer.

Menurutnya, masyarakat dapat melihat langsung fenomena Supermoon tanpa alat penglihatan tambahan dan bisa diamati sepanjang malam. Fenomena Supermoon ini bisa dilihat semenjak matahari terbenam dan Bulan mulai terlihat di ufuk timur hingga menjelang terbenam di ufuk barat saat pagi hari.

Fenomena Supermoon akan berlangsung di Indonesia pada Rabu (2/8/2023) mulai pukul 01.31 WIB, 02.31 WITA, dan 03.31 WIT.

Selain itu, Bulan Purnama Agustus dikenal sebagai Sturgeon Supermoon merupakan yang pertama dari dua Bulan Purnama pada bulan Agustus. Bulan ini akan lebih terang 99 persen ketika terbit di timur saat senja, berlawanan dengan Matahari terbenam.

Adapun pada puncaknya, Supermoon akan berada pada 357.311 kilometer dari pusat Bumi, menjadikannya Supermoon terbesar kedua di tahun 2023. Sturgeon Supermoon ini disebut bakal memiliki ukuran serupa dengan Bulan Purnama Super yang akan terjadi 30 Agustus nanti.

Tags: Bulan AgustusMalam IniSturgeon SupermoonSupermoon
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat
Arsip

Peta Terbaru: Zona Megathrust Indonesia Bertambah, Ancaman Gempa Meningkat

13/12/2025
20 Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026, Pulau Komodo NTT Jadi Salah Satunya
Arsip

20 Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026, Pulau Komodo NTT Jadi Salah Satunya

13/12/2025
Menuju 2026, Penipuan Berbasis Deepfake Realtime Makin Realistis
Ensiklopedia

Menuju 2026, Penipuan Berbasis Deepfake Realtime Makin Realistis

13/12/2025
Masalah pada Kulit Bisa Jadi Tanda Stres, Ini Ciri dan Cara Mengatasinya
Ensiklopedia

Masalah pada Kulit Bisa Jadi Tanda Stres, Ini Ciri dan Cara Mengatasinya

11/12/2025
Next Post
Pagi Ini Rupiah Melemah, Manufaktur China Pengaruhi Mata Uang Kawasan Asia

Pagi Ini Rupiah Melemah, Manufaktur China Pengaruhi Mata Uang Kawasan Asia

TERBARU.

Tampung Aspirasi Gen Z Semarang, Mas Sudar Kupas Persoalan Sampah Hingga Banjir Rob

Tampung Aspirasi Gen Z Semarang, Mas Sudar Kupas Persoalan Sampah Hingga Banjir Rob

25/04/2026
MBG Dorong Ekonomi Lokal Bangkit Kembali di Pidie Jaya dan Pidie Pascabencana

MBG Dorong Ekonomi Lokal Bangkit Kembali di Pidie Jaya dan Pidie Pascabencana

15/04/2026
Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

12/04/2026
Heri Pudyatmoko: Digitalisasi Dorong Revolusi Pendidikan Berkualitas di Jawa Tengah

Tingkatkan Pemerataan Akses Pendidikan, DPRD Jateng Dorong Penanganan Cepat Anak Tidak Sekolah

10/04/2026
3 Juta Warga Jateng Nunggak Pajak Kendaraan, Heri Pudyatmoko Minta Ini

Jaga Stabilitas Harga Padi, DPRD Jateng Dorong Penataan Ulang Distribusi Hasil Panen Raya

10/04/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved