• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Terapkan Standar Industri Hijau, Pemkab Pekalongan Dorong Pengelolaan Limbah Industri Batik

Teras Merdeka by Teras Merdeka
08/01/2025
Terapkan Standar Industri Hijau, Pemkab Pekalongan Dorong Pengelolaan Limbah Industri Batik

Evaluasi Keberhasilan Penerapan IPAL Beserta SOP, di Aula Kantor Kelurahan Pringrejo, Senin (6/1/2025)/Foto: DLH Pekalongan (HO)

Share on FacebookShare on Twitter

Teras Merdeka – Sebanyak 20 industri kecil menengah (IKM) Batik di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat didorong untuk mengolah limbah industrinya. Saat ini, sudah ada tiga unit instalasi pengolahan air limbah (IPAL) batik yang baru dibangun.

Infrastruktur tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dengan Universitas Pekalongan (Unikal).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso menyebutkan, Kota Pekalongan telah memiliki empat unit IPAL komunal. Di antaranya yakni di Kelurahan Kauman, Banyurip, Jenggot, dan Pringrejo.

Namun, lanjutnya, keempat unit IPAL tersebut hanya mampu menangani 27-30 persen limbah batik yang dihasilkan IKM batik di Kota Pekalongan. Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kapasitas IPAL batik, agar semakin banyak limbah yang masuk IPAL.

“Alhamdulillah, tahun ini dibantu Unikal, sehingga di Pringrejo IPAL-nya bertambah. DLH sangat berterima kasih melalui inisiatif program ini dibangun IPAL batik, sehingga bisa meningkatkan kapasitas limbah produksi batik yang bisa diolah,” ucap SBS, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinperinaker pada 2024, terdapat 400-an IKM di Kelurahan Pringrejo.

Dari jumlah tersebut, 109 IKM di antaranya merupakan usaha batik.

Pihaknya berharap, IPAL yang telah dibangun Tim Dana Padanan Unikal tersebut, dimanfaatkan secara optimal oleh para perajin batik di Kelurahan Pringrejo.

Baca Juga: Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, Kementrian LH Akan Bangun 800 Ha Areal Magnroove di Demak

Dengan adanya IPAL tersebut, lanjutnya, pelaku IKM batik di Kelurahan Pringrejo juga didorong mendapatkan sertifikat hijau.

“Limbah batik harus dikelola. Diawali dengan IPAL komunal yang sudah terbangun melalui Dana Padanan ini. Harapannya, bisa dipergunakan secara optimal, untuk mendapat sertifikat hijau,” pungkasnya.

Ketua Tim Dana Padanan Unikal, Rizki Lestari mengungkapkan, pihaknya membuat tiga unit IPAL batik di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan anggaran hibah dari Program Dana Padanan (PDP) Unikal 2024.

“Tiga IPAL tersebut terdiri dari satu IPAL komunal berkapasitas 60 ribu liter untuk 18 IKM batik, dan dua IPAL mandiri untuk 2 IKM batik, yang kapasitasnya tergantung produksi setiap IKM tersebut,” bebernya.

Menurutnya, dengan adanya tiga unit IPAL batik dari program Dana Padanan tersebut, akan menambah volume limbah batik yang diolah.

Pihaknya telah menyiapkan standart operating procedure (SOP) industri hijau untuk industri batik. SOP ini meliputi penyimpanan dan perawatan alat batik, penanganan bahan baku dan bahan penolong, serta efisiensi penggunaan air dan energi.

“Kami berharap, ini menjadi percontohan bagi IKM batik yang lain, untuk menerapkan SOP standar industri hijau,” tuturnya.

Tags: Batik PekalonganIPAL BatikLimbah Industri Batik
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat
Daerah

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum
Berita

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Next Post
Mudahkan Masyarakat Punya Hunian, Pemerintah Hapus Pungutan BPHTB, PBG dan PPN Rumah

Mudahkan Masyarakat Punya Hunian, Pemerintah Hapus Pungutan BPHTB, PBG dan PPN Rumah

TERBARU.

Kesbangpol Jateng Bersama PPN Bangun Satgas Relawan Pemuda Anti Narkotika

Kesbangpol Jateng Bersama PPN Bangun Satgas Relawan Pemuda Anti Narkotika

01/05/2026
Fraksi Gerindra Jateng Apresiasi Langkah Prabowo dalam Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Fraksi Gerindra Jateng Apresiasi Langkah Prabowo dalam Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

30/04/2026
Tampung Aspirasi Gen Z Semarang, Mas Sudar Kupas Persoalan Sampah Hingga Banjir Rob

Tampung Aspirasi Gen Z Semarang, Mas Sudar Kupas Persoalan Sampah Hingga Banjir Rob

25/04/2026
MBG Dorong Ekonomi Lokal Bangkit Kembali di Pidie Jaya dan Pidie Pascabencana

MBG Dorong Ekonomi Lokal Bangkit Kembali di Pidie Jaya dan Pidie Pascabencana

15/04/2026
Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

Sudarsono Beri Arahan di Rakercab Gerindra Semarang, Kader Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

12/04/2026

TERPOPULER.

No Content Available
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved