• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Bukti Kemiskinan Struktural RI: Masyarakat Andalkan Pinjol untuk Makan

Teras Merdeka by Teras Merdeka
23/10/2024
Bukti Kemiskinan Struktural RI: Masyarakat Andalkan Pinjol untuk Makan

Ilustrasi: Kemiskinan di Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 316

Teras Merdeka – Masalah kemiskinan di Indonesia masih menjadi PR besar pemerintah untuk menuntaskannya hingga ke bawah. Namun semakin hari kemiskinan di RI justru tambah mengakar dan membentuk kemiskinan struktural.

Ekonom Senior INDEF Aviliani mengungkapkan bahwa masyarakat kelas menengah ke bawah saat ini banyak yang hidup dari hutang. Salah satunya dari pinjaman online (Pinjol) karena banyak masyarakat yang tidak punya akses ke bank (bankable).

Menurutnya, hutang tersebut bahkan digunakan untuk makan. Itu pun banyak yang tidak mampu membayar hutangnya.

Di sisi lain, mereka tidak mendapatkan bantuan tunai langsung (BLT) karena digolongkan kelas menengah. Hal tersebut, kata Aviliani, membuktikan kemiskinan struktural makin nyata di Indonesia.

Kemiskinan struktural ialah kondisi di mana pendapatan seseorang berada di atas garis kemiskinan, tetapi relatif masih lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan masyarakat di sekitarnya.

“Sudah banyak kaum yang tidak kena BLT. Masalahnya kelas menengah yang turun cukup besar karena PHK, karena covid, PHK karena efisiensi dengan era digtalisasi,” ujarnya dalam diskusi publik INDEF, Selasa 22 Oktober, dikutip dari CNN (23/10/2024).

Aviliani menilai, kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebab, pada era Joko Widodo, meski ada Kartu Prakerja, namun dampaknya tidak signifikan.

“Ini kondisi yang terjadi, pemerintah harus fokus pada permasalahan ini. Ada Prakerja, tapi apakah ini sudah disesuaikan, karena ini cukup besar uang saku dan uang programnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Ekonom Senior INDEF Didin S Damanhuri mengatakan, penurunan kelas menengah bukan hanya karena covid-19 saja, melainkan juga karena alokasi APBN dan perbankan lebih banyak ke sektor besar, bukan UMKM.

Karenanya, ia menilai bantuan kepada masyarakat harus kembali dikaji. Hal ini untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan bisa menerima manfaatnya.

“Supaya tidak terjadi kemiskinan struktural, maka APBN dalam alokasinya harus memberikan stimulus kepada masyarakat bawah ini,” terangnya, dikutip dari CNN (23/10/2024).

Berdasarkan catatan Bank Indonesia yang ia paparkan, alokasi pendanaan dari perbankan untuk UMKM harusnya 99 persen. Namun, hanya terealisasi 18 persen, sisanya kepada sektor atau perusahaan besar.

“Ini peluang besar, bukan hanya dari APBN tapi juga perbankan, untuk kelompok UMKM. Supaya tidak hanya APBN, tapi juga dari stimulus perbankan itu dilakukan aliran dana pihak ketiga terhadap UMKM ini,” pungkasnya.

Tags: Andalkan PinjolKelas MenengahKemiskinan RIKemiskinan StrukturalSistem Bantuan
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia
Nasional

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Kendalikan Harga Pangan Nataru, Heri Pudyatmoko Dorong Operasi Pasar Diperluas
Ekonomi

Kendalikan Harga Pangan Nataru, Heri Pudyatmoko Dorong Operasi Pasar Diperluas

16/12/2025
Next Post
Cita-cita Prabowo: Swasembada Energi, Fakta Lapangan: Impor Migas Tembus Rp500 Triliun

Cita-cita Prabowo: Swasembada Energi, Fakta Lapangan: Impor Migas Tembus Rp500 Triliun

TERBARU.

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Wilayah Karst Indonesia

17/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

Lazis Jateng Bersama Laznas Ikadi Lepas Truk Kemanusiaan Peduli Sumatra Jilid 3

08/01/2026

TERPOPULER.

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

15/12/2025
Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

Tragedi Banjir 2014 Silam Jadi Alasan BPBD Edukasi dan Mitigasi di Kalipucang Wetan

20/08/2024
Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
Tambah Kapasitas Listrik dan RUKN, Pemerintah Percepat Pengembangan Pembangkit Nuklir Tahun 2029

Tambah Kapasitas Listrik dan RUKN, Pemerintah Percepat Pengembangan Pembangkit Nuklir Tahun 2029

24/01/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved