• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Omah Mbuduran Jadi Sorotan UNESCO dalam Pelestarian Arsitektur Vernakular

Teras Merdeka by Teras Merdeka
15/12/2025
Omah Mbuduran Jadi Sorotan UNESCO dalam Pelestarian Arsitektur Vernakular

Para peserta praktik konservasi perawatan kayu rumah Jawa Mbuduran mengikuti workshop dalam rangkaian kegiatan pameran Omah Mbuduran, Senin (15/12/2025).

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 137

Teras Merdeka – UNESCO mengajak masyarakat untuk melestarikan arsitektur vernakular melalui pameran bertajuk “Sambatan: Bongkar Pasang Pengetahuan Omah Jawa Mbuduran”. Pameran ini digelar di Balkondes Giritengah, Kecamatan Borobudur pada 14–20 Desember 2025.

Kegiatan tersebut mengangkat pengetahuan hidup, keterampilan, serta nilai-nilai budaya yang melekat pada rumah tradisional Jawa, khususnya Omah Mbuduran.

Arsitektur vernakular yang berkembang secara alami ini dinilai berperan penting dalam membentuk identitas dan lanskap budaya kawasan Candi Borobudur.

Panitia kegiatan, Agni Malagina, menyampaikan bahwa pameran ini dirancang sebagai ruang edukasi dan pertukaran pengetahuan lintas generasi.

“Kami menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kebudayaan, mulai dari lokakarya praktis, talkshow, kolaborasi seniman, program residensi, dan tur edukatif terpandu,” kata Agni, Senin (15/12/25).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terbuka bagi komunitas lokal, kalangan profesional, mahasiswa, penyandang disabilitas, serta masyarakat umum. Seluruh rangkaian acara disusun untuk mendorong partisipasi publik melalui dialog terbuka dan kolaborasi budaya yang bermakna.

Melalui interaksi langsung dengan praktik seni dan gagasan budaya, pengunjung diajak memperdalam apresiasi, memperkuat kohesi sosial, sekaligus menjadikan pameran ini sebagai ruang belajar bersama dan eksplorasi kreatif yang dinamis.

Agni menambahkan, pameran ini juga dihadiri Kepala Unit Kebudayaan Kantor Regional UNESCO di Jakarta, Moe Chiba.

Dalam kesempatan tersebut, Moe Chiba menegaskan pentingnya pelestarian arsitektur vernakular sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya dan keberlanjutan.

Omah Mbuduran, menurutnya, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan cerminan nilai, pengetahuan, dan cara hidup masyarakat.

Melalui pameran ini, diharapkan warisan budaya tak benda dapat terus hidup dan menjadi bagian esensial dari Situs Warisan Dunia Kawasan Candi Borobudur.

Rumah-rumah vernakular yang diwariskan dan terus beradaptasi lintas generasi menunjukkan bentuk keberlanjutan yang kuat. Keberadaannya merefleksikan peran keterampilan lokal dan praktik keseharian masyarakat dalam membentuk kehidupan di sekitar Borobudur, melampaui makna monumen semata.

“Namun, seperti yang disampaikan Moe Chiba, keberadaan rumah-rumah ini menghadapi berbagai ancaman, mulai dari pelapukan bambu dan kayu, berkurangnya warisan pengetahuan antar generasi, hingga tekanan modernisasi yang kerap mengabaikan kearifan lokal,” kata Agni.

Ia menambahkan, meluasnya penggunaan material dan metode konstruksi modern berpotensi mengikis keseimbangan antara arsitektur, budaya, dan alam. Ancaman tersebut bukan hanya menyasar bangunan, tetapi juga cara hidup yang selama ini menopangnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Dokumentasi Arsitektur, Febriyanti Suryaningsih, menyampaikan bahwa komunitas lokal, tukang bangunan, perajin kayu dan tembikar, serta pelaku budaya di Kawasan Borobudur terlibat aktif dalam upaya menghidupkan kembali praktik berkelanjutan yang berakar pada tradisi.

Proyek ini, lanjutnya, mengungkap beragam metode yang tangguh terhadap iklim, seperti penggunaan material lokal, desain pasif, dan pemanfaatan ulang, yang tetap relevan hingga saat ini.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting karena mereka adalah pemegang pengetahuan dan penjaga kelestariannya. Peran kami adalah membantu mengumpulkan, menafsirkan, dan membagikan pengetahuan ini melalui dokumentasi dan keterlibatan publik agar tetap relevan bagi generasi mendatang,” jelas Febriyanti.

Kurator pameran Rifandi mengatakan bahwa pameran ini menyajikan hasil dokumentasi yang menyoroti keterkaitan antara fungsi, estetika, dan praktik kehidupan sehari-hari dalam pembangunan Omah Jawa Mbuduran, sekaligus relevansinya terhadap tantangan masa kini.

Camat Borobudur, Subiyanto, mengapresiasi penyelenggaraan pameran tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada UNESCO serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mengenali corak tradisional Omah Mbuduran.

“Ini sejalan dengan pengembangan landscape budaya Borobudur,” katanya.

Menurut Subiyanto, berbagai kegiatan seperti lokakarya, seminar, dan kunjungan ke rumah tradisional akan dirumuskan dan ditampilkan sebagai rujukan corak khas Omah Mbuduran. Selama pameran berlangsung, akan terjadi banyak interaksi dan diskusi mengenai arsitektur, filosofi, hingga nilai spiritual rumah tradisional tersebut.

Hal itu diharapkan dapat memperkaya khazanah budaya Borobudur sebagai bagian dari lanskap budaya yang hidup dan berkelanjutan.

Tags: headlineOmah MbuduranPelestarian Arsitektur Vernakular
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum
Berita

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Berita

Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Panjang, Heri Pudyatmoko Soroti Kesiapan Transportasi Publik

16/12/2025
Next Post
KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

KDMP Terkendala Lahan, Desa Diminta Hindari Penggunaan Lahan Sawah dan Pertanian

TERBARU.

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Tanpa Euforia, Gerindra Kota Semarang Rayakan HUT ke-18 dengan Berbagai Kegiatan Sosial

Tanpa Euforia, Gerindra Kota Semarang Rayakan HUT ke-18 dengan Berbagai Kegiatan Sosial

08/02/2026
SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026

TERPOPULER.

Panas Semarang Disebut Lebih Tinggi dari Jakarta, Jemur Baju 30 Menit Langsung Kering

Panas Semarang Disebut Lebih Tinggi dari Jakarta, Jemur Baju 30 Menit Langsung Kering

06/10/2023
Alasan Megawati Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Alasan Megawati Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

18/10/2023
Entaskan Masalah Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Optimalkan Gerakan Yuk Sekolah Maneh 2023

Entaskan Masalah Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Optimalkan Gerakan Yuk Sekolah Maneh 2023

03/11/2023
BPBD Jepara Berhasil Distribusikan Air Bersih hingga 486 Ribu Liter

BPBD Jepara Berhasil Distribusikan Air Bersih hingga 486 Ribu Liter

20/09/2024
Program MBG Jadi Gerakan Bersama Masyarakat Bekasi untuk Wujudkan Generasi Sehat

Program MBG Jadi Gerakan Bersama Masyarakat Bekasi untuk Wujudkan Generasi Sehat

18/11/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved