• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Perang Israel-Hamas; Seorang Wartawan Terbunuh Akibat Serangan dari Arah Israel

Teras Merdeka by Teras Merdeka
30/10/2023
Perang Israel-Hamas; Seorang Wartawan Terbunuh Akibat Serangan dari Arah Israel

[Arsip] Polisi Israel berhadapan dengan pelayat saat mereka membawa peti mati jurnalis veteran Al Jazeera yang terbunuh, Shireen Abu Akleh selama pemakamannya di Yerusalem timur, Jumat, 13 Mei 2022/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 307

Teras Merdeka – Tak hanya warga sipil, perang Israel-Hamas turut menewaskan seorang wartawan dari kantor berita Reuters bernama Issam Abdallah. Ia terbunuh pada Jumat (13/10/2023) lalu di Lebanon selatan.

Reporters Without Borders (RSF) mengatakan, Issam Abdallah terkena serangan yang “ditargetkan” dari arah perbatasan Israel.

“Menurut analisis balistik yang dilakukan RSF, tembakan datang dari arah timur tempat para jurnalis berdiri; dari arah perbatasan Israel,” kata RSF, Minggu (29/10/2023).

“Dua serangan di tempat yang sama dalam waktu singkat (lebih dari 30 detik), dari arah yang sama, jelas menunjukkan sasaran yang tepat,” lanjutnya.

Laporan RSF tidak menyimpulkan siapa yang melancarkan serangan terhadap jurnalis tersebut atau memberikan analisis mendasarnya.

Angkatan Bersenjata Israel (IDF) belum menanggapi permintaan komentar mengenai temuan RSF.

IDF sebelumnya telah mengatakan pihaknya tidak sengaja menargetkan jurnalis dan pihaknya sedang menyelidiki insiden 13 Oktober tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Reuters mengatakan: “Kami sedang meninjau kesimpulan awal yang dicapai oleh Reporters Without Borders (RSF), yang menemukan bahwa Issam Abdallah dan jurnalis lainnya di Alma el-Chaab tampaknya sengaja ditembaki dari arah Israel pada 13 Oktober.

“Kami menegaskan kembali seruan kami kepada pihak berwenang Israel untuk melakukan penyelidikan yang cepat, menyeluruh dan transparan atas apa yang terjadi,” keterangan dari Reuters.

“Dan kami menyerukan kepada semua pihak berwenang lainnya yang memiliki informasi mengenai insiden tersebut untuk memberikannya. Kami akan terus memperjuangkan hak semua jurnalis untuk melaporkan kejadian tersebut, melaporkan berita tersebut demi kepentingan publik, bebas dari pelecehan atau bahaya, di mana pun mereka berada,” lanjut pernyataan itu.

Abdallah terbunuh pada 13 Oktober saat bekerja dengan enam jurnalis lainnya di dekat desa Alma al-Shaab, dekat perbatasan Israel, tempat militer Israel dan milisi Hizbullah Lebanon saling baku tembak.

RSF mengatakan, temuan awalnya didasarkan pada apa yang digambarkannya sebagai “analisis menyeluruh terhadap laporan saksi mata, rekaman video, dan keahlian balistik”.

Menurut laporan yang ada, investigasi pun terus berlanjut.

“Adalah tidak mungkin para jurnalis disangka sebagai kombatan, terutama karena mereka tidak bersembunyi: untuk mendapatkan pandangan yang jelas, mereka telah berada di tempat terbuka selama lebih dari satu jam, di puncak bukit,” ungkapnya.

“Mereka mengenakan helm dan rompi antipeluru bertanda ‘press’,” lanjut laporan tersebut.

Ketika ditanya mengapa mereka mempublikasikan temuan awal dan video berdurasi enam menit dibandingkan menunggu sampai penyelidikan selesai, kepala desk Timur Tengah RSF, Jonathan Dagher, mengatakan: “Kami yakin dengan temuan kami pada tahap ini dan ingin masyarakat untuk mengetahui hal ini.”

“Ada unsur lain yang belum bisa kami konfirmasi,” tambahnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Tentara dan Pemerintah Lebanon menyalahkan Israel atas kematian Abdallah.

Sumber militer Lebanon mengatakan kepada Reuters bahwa klaim tersebut didukung oleh penilaian teknis di lapangan yang dilakukan setelah serangan tersebut.

Abdallah bersama dua jurnalis Reuters lainnya, Maher Nazeh dan Thaer Al-Sudani, serta jurnalis dari kelompok media Al Jazeera dan Agence France-Presse, ketika dia dibunuh.

Tags: Hasil PenyelidikanIsrael-HamasWartawan ReutersWartawan Terbunuh
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum
Berita

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK
Berita

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026
EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor
Berita

EWS Aktif Dini Hari, 154 Warga Dusun Tanjung Borobudur Dievakuasi Akibat Longsor

17/01/2026
Heri Pudyatmoko Paparkan Relevansi Pendidikan Perempuan dengan Tercapainya Ketahanan Pangan
Berita

Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Panjang, Heri Pudyatmoko Soroti Kesiapan Transportasi Publik

16/12/2025
Next Post
Cegah Praktik Pinjaman Ilegal, Pemprov Jateng Giatkan Literasi Keuangan

Cegah Praktik Pinjaman Ilegal, Pemprov Jateng Giatkan Literasi Keuangan

TERBARU.

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

Membangun dengan Hati, Kodim Kebumen Tegaskan Satgas TMMD Peduli Kehidupan Masyarakat

20/02/2026
Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

Raih IPK Sempurna 4.0, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Jadi Doktor Ilmu Hukum

14/02/2026
Tanpa Euforia, Gerindra Kota Semarang Rayakan HUT ke-18 dengan Berbagai Kegiatan Sosial

Tanpa Euforia, Gerindra Kota Semarang Rayakan HUT ke-18 dengan Berbagai Kegiatan Sosial

08/02/2026
SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

SPPG Miroto Semarang Mulai Layani 861 Paket MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

01/02/2026
Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

Kasus OTT Bupati Pati, Gerindra Jateng Tunggu Hasil Resmi KPK

19/01/2026

TERPOPULER.

Panas Semarang Disebut Lebih Tinggi dari Jakarta, Jemur Baju 30 Menit Langsung Kering

Panas Semarang Disebut Lebih Tinggi dari Jakarta, Jemur Baju 30 Menit Langsung Kering

06/10/2023
BPBD Jepara Berhasil Distribusikan Air Bersih hingga 486 Ribu Liter

BPBD Jepara Berhasil Distribusikan Air Bersih hingga 486 Ribu Liter

20/09/2024
Alasan Megawati Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Alasan Megawati Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

18/10/2023
Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

Tahun Kuda Api 2026, 3 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung

11/12/2025
Program MBG Jadi Gerakan Bersama Masyarakat Bekasi untuk Wujudkan Generasi Sehat

Program MBG Jadi Gerakan Bersama Masyarakat Bekasi untuk Wujudkan Generasi Sehat

18/11/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2026 Teras Merdeka All right reserved