• Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Solo Raya
      • Kedu
      • Pantura
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Opini
    • Kolom
    • Analisa
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Teras Merdeka
No Result
View All Result

Penjelasan Scientific terkait Fenomena Hujan Cacing di China

Penjelasan secara Scientific

Teras Merdeka by Teras Merdeka
16/03/2023
Penjelasan Scientific terkait Fenomena Hujan Cacing di China

Penampilan hujan cacing yang menghebohkan warga di China/Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 248

Teras Merdeka – Fenomena alam tak biasa terjadi di Provinsi Liaoning, China. Sejumlah rekaman video beredar di media sosial yang menunjukkan kejadian ‘hujan cacing’.

Dalam video tersebut, nampak sejumlah mobil dipenuhi banyak objek berbentuk seperti cacing yang menempel di seluruh bagian kendaraan di jalanan.

Video juga memperlihatkan sejumlah warga yang melindungi diri dengan menggunakan payung saat melintasi area tersebut.

Sebagaimana dilansir New York Post, Menurut The Scientific Journal of the Mother Nature Network, fenomena ‘hujan cacing’ bisa terjadi setelah hujan. Di mana jauh dari tempat asalnya, cacing-cacing ini terbawa angin kencang dan jatuh di daerah tersebut.

Jurnal ilmiah tersebut juga menyebutkan hal serupa pernah terjadi di Edinburgh, Skotlandia pada tahun 2011.

Seusai badai menerjang, lusinan cacing yang terperangkap dalam pusaran angin jatuh di lapangan dengan suara gedebuk dan disaksikan oleh seorang guru olahraga bernama David Crichton.

Terdapat teori yang mengatakan bahwa cacing-cacing tersebut berasal dari bangunan yang telah dikerubungi oleh cacing, kemudian terbawa angin.

Teori lain juga mengatakan, cacing-cacing tersebut sebenarnya merupakan bunga poplar. Sejenis pohon tulip yang bunganya menyerupai cacing.

Fenomena ini dijelaskan biasa terjadi ketika menjelang musim semi. Di mana pohon poplar mulai bermekaran bunganya.

Lalu, ranting bunganya jatuh dari pohon dan dikira cacing atau ulat oleh orang-orang yang tidak biasa dengan fenomena tersebut.

Penjelasan secara Scientific

Fenomena alam ini juga disebutkan dalam Complete Weather Resource (1997). Dikatakan bahwa terdapat peristiwa alam yang disebut sebagai waterspout tornadic.

Di mana tornado terbentuk di atas daratan dan bergerak di atas air. Kemudian, saat udara dingin bergerak di atas air yang hangat, udara hangat bisa naik sesuai situasi barometrik lingkungan.

Ketika terjadi badai petir, arus bergerak ke atas yang begitu kuat. Hal ini akhirnya turut menarik serangga atau burung ke atmosfer.

Tornado di daratan memang bisa mencapai kecepatan 310 mil per jam. Sedangkan puting beliung mampu bergerak dalam kecepatan 100 mil per jam.

Seperti halnya tornado, puting beliung memiliki pusaran di tengah yang bertekanan rendah serta dikelilingi corong yang berputar ke atas.

Pusaran yang ada di tengah tersebut cukup kuat untuk menyedot udara, air, bahkan benda-benda kecil di sekitarnya.

Ketika pusaran itu terbuka, pada akhirnya hewan-hewan ini jatuh jauh. Sehingga timbullah fenomena seperti hujan hewan yang entah dari mana datangnya.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, meskipun alasan ini berdasarkan analisis ilmiah, para ilmuwan juga masih skeptis.

Pertama, mereka berargumen mengapa hujan hewan tampaknya selalu hanya melibatkan satu spesies. Misalnya ikan saja atau katak saja, bukan keduanya.

Kedua, belum ada orang yang betul-betul melihat puting beliung menyedot dan membawa hewan-hewan kecil naik ke udara.

Akhirnya, sejumlah ambiguitas masih terus menyelimuti fenomena hujan yang tak biasa tersebut, paling tidak hingga saat ini.

Tags: Fakta Hujan Cacingfenomena alamhujan anehhujan cacinghujan di ChinaPenjelasan Scientificwaterspout tornadic
Teras Merdeka

Teras Merdeka

Related Posts

Mediasi Konflik Agraria di Blora: Perhutani Didesak Hormati SK Perhutanan Sosial
Peristiwa

Mediasi Konflik Agraria di Blora: Perhutani Didesak Hormati SK Perhutanan Sosial

10/11/2025
Melawan Hukum Alam: Entropi dan Krisis Makna Keberadaan
Analisa

Melawan Hukum Alam: Entropi dan Krisis Makna Keberadaan

25/08/2025
HMI Jateng-DIY Pertanyakan Langkah Polda Jateng Tangkap Pembobol Situs Judol
Peristiwa

HMI Jateng-DIY Pertanyakan Langkah Polda Jateng Tangkap Pembobol Situs Judol

08/08/2025
Jateng–Singapura Perkuat Kerja Sama Investasi, Fokus Ekonomi Hijau dan Energi Terbarukan
Berita

Jateng–Singapura Perkuat Kerja Sama Investasi, Fokus Ekonomi Hijau dan Energi Terbarukan

01/07/2025
Next Post
Sejumlah Negara Putuskan Blokir TikTok, Seberapa Bahaya Platform Ini?

Sejumlah Negara Putuskan Blokir TikTok, Seberapa Bahaya Platform Ini?

TERBARU.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penguatan Program MBG

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penguatan Program MBG

28/11/2025
Dies Natalis ke-59, Kohati HMI Jateng-DIY Komitmen Advokasi Isu Kesetaraan Gender

Dies Natalis ke-59, Kohati HMI Jateng-DIY Komitmen Advokasi Isu Kesetaraan Gender

23/11/2025
Yellow Fun Walk, Cara Golkar Jateng Rangkul Masyarakat Terapkan Budaya Hidup Sehat

Yellow Fun Walk, Cara Golkar Jateng Rangkul Masyarakat Terapkan Budaya Hidup Sehat

23/11/2025
Pameran Tanaman Hias di Kota Semarang Sajikan Ragam Aglonema hingga Bonsai Eksotis

Pameran Tanaman Hias di Kota Semarang Sajikan Ragam Aglonema hingga Bonsai Eksotis

16/11/2025
Gencar Edukasi Gizi, Pemerintah Optimalkan Program MBG untuk Indonesia Emas 2045

Gencar Edukasi Gizi, Pemerintah Optimalkan Program MBG untuk Indonesia Emas 2045

15/11/2025

TERPOPULER.

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

Owner PT Kota Jati Furindo Yusak Yakin Mas Wiwit Mampu Bawa Jepara Jadi Mulus

11/10/2024
Mediasi Konflik Agraria di Blora: Perhutani Didesak Hormati SK Perhutanan Sosial

Mediasi Konflik Agraria di Blora: Perhutani Didesak Hormati SK Perhutanan Sosial

10/11/2025
Diperkirakan Butuh Dana Rp 30,8 Miliar, Pemkab Jepara Rencanakan Bangun Aqua Edu Culture Park di Pulau Panjang

Diperkirakan Butuh Dana Rp 30,8 Miliar, Pemkab Jepara Rencanakan Bangun Aqua Edu Culture Park di Pulau Panjang

16/05/2023
DPR RI Bersama BGN Ajak Warga Sumsel Terlibat Aktif Dukung Kelancaran MBG

DPR RI Bersama BGN Ajak Warga Sumsel Terlibat Aktif Dukung Kelancaran MBG

24/10/2025
MBG Terus Diperluas, Pastikan Anak hingga Ibu Hamil Dapat Nutrisi Seimbang dan Bergizi

MBG Terus Diperluas, Pastikan Anak hingga Ibu Hamil Dapat Nutrisi Seimbang dan Bergizi

03/11/2025
Teras Merdeka

Terasmerdeka.com adalah sebuah media online yang bertekad untuk hadir menyajikan konten media yang berkualitas dan transformatif serta memberikan pencerahan kepada pembaca dengan sajian analisa faktual, aktual, dan kritis.

Follow Us

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2023 Teras Merdeka All right reserved

No Result
View All Result
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Jawa Tengah
      • Semarang
      • Jepara
      • Pantura
      • Solo Raya
      • Kedu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Ensiklopedia
    • Analisa
    • Kolom
    • Opini
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

© 2023 Teras Merdeka All right reserved